Rem blong, truk lindas dua pengendara
Kamis, 11 Oktober 2012 - 03:58 WIB
Rem blong, truk lindas dua pengendara
A
A
A
Sindonews.com - Tiga orang pengendara motor tewas seketika tertabrak truk tronton pengangkut besi, di Jalan Kolonel Masturi, Kampung Warung Nangka KM 4, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Kejadian yang terjadi pada Rabu malam 10 Oktober 2012, sekira pukul 19.00 WIB ini, diduga diakibatkan dari rem truk B 9160 BI yang yang blong.
"Tronton mengangkut besi melaju dari arah Lembang menuju Cimahi. Diduga rem blong dan menabrak pohon," jelas Kapolres Cimahi AKBP Anwar, di Bandung, Rabu (10/10/2012).
Diduga, karena jalur turunan yang curam, sopir truk memilih untuk menghentikan laju dengan menabrakan truk pada sebuah pohon. Disaat yang bersamaan, dari arah berlawanan motor Mio D 5926 UO yang ditumpangi ketiga korban melaju hingga akhirnya terjadi tabrakan dan terlindas truk.
"Ketiga korban meninggal ditempat, sedangkan sopir dan kernetnya luka-luka. Kesemua korban dibawa ke RS Hasan Sadikin," terangnya.
Ditambahkan dia, hingga kini belum mengetahui identitas dari sopir dan kernetnya. Meski demikian, dia berjanji akan melakukan pemeriksaan setelah keduanya pulih dari luka-lukanya.
"Tentunya kami selidiki, apa penyebab rem blong. Dan misal remnya blong, apa sopir sudah tahu sejak awal berangngkat? Kalau tidak ya itu berarti sopir lalai," tegasnya.
Sementara itu, salah seorang saksi mata yang juga warga sekitar, Nanang (47) menuturkan jika tiga korban yang masing bernama Yoyoh (50), Ujang Mulyana (18), dan Yusuf Ginanjar (11) adalah satu keluarga.
"Mereka itu orang warga Kampung Cipeundey, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Yang satu ibunya, dan dua lagi anaknya," tuturnya.
Untuk melakukan evakuasi terhadap truk tronton, pihak kepolisian menutup arus lalu lintas. Arus dari Cimahi menuju Cisarua dialihkan ke Jalan Cipageran-Cileuweung. Dan dari arah sebaliknya diarakhan ke Jalan Kamarung-Citeureup.
Kejadian yang terjadi pada Rabu malam 10 Oktober 2012, sekira pukul 19.00 WIB ini, diduga diakibatkan dari rem truk B 9160 BI yang yang blong.
"Tronton mengangkut besi melaju dari arah Lembang menuju Cimahi. Diduga rem blong dan menabrak pohon," jelas Kapolres Cimahi AKBP Anwar, di Bandung, Rabu (10/10/2012).
Diduga, karena jalur turunan yang curam, sopir truk memilih untuk menghentikan laju dengan menabrakan truk pada sebuah pohon. Disaat yang bersamaan, dari arah berlawanan motor Mio D 5926 UO yang ditumpangi ketiga korban melaju hingga akhirnya terjadi tabrakan dan terlindas truk.
"Ketiga korban meninggal ditempat, sedangkan sopir dan kernetnya luka-luka. Kesemua korban dibawa ke RS Hasan Sadikin," terangnya.
Ditambahkan dia, hingga kini belum mengetahui identitas dari sopir dan kernetnya. Meski demikian, dia berjanji akan melakukan pemeriksaan setelah keduanya pulih dari luka-lukanya.
"Tentunya kami selidiki, apa penyebab rem blong. Dan misal remnya blong, apa sopir sudah tahu sejak awal berangngkat? Kalau tidak ya itu berarti sopir lalai," tegasnya.
Sementara itu, salah seorang saksi mata yang juga warga sekitar, Nanang (47) menuturkan jika tiga korban yang masing bernama Yoyoh (50), Ujang Mulyana (18), dan Yusuf Ginanjar (11) adalah satu keluarga.
"Mereka itu orang warga Kampung Cipeundey, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Yang satu ibunya, dan dua lagi anaknya," tuturnya.
Untuk melakukan evakuasi terhadap truk tronton, pihak kepolisian menutup arus lalu lintas. Arus dari Cimahi menuju Cisarua dialihkan ke Jalan Cipageran-Cileuweung. Dan dari arah sebaliknya diarakhan ke Jalan Kamarung-Citeureup.
(san)