Nyalon di Sumut, Sutan ogah lobi elite PD
Rabu, 10 Oktober 2012 - 15:16 WIB
Nyalon di Sumut, Sutan ogah lobi elite PD
A
A
A
Sindonews.com - Meski mempunyai niatan maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut), kader Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana tak mau melobi petinggi partainya.
Menurut Sutan, keputusannya untuk maju sebagai Cagub Sumut, akan dilaluinya sesuai dengan aturan yang ada, baik di garis partai maupun peraturan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut.
"Saya tidak akan melobi petinggi Demokrat, saya akan bermain fair play. Apa pun keputusannya saya terima dengan baik. Yang jelas saya tidak ragu untuk maju," katanya, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2012).
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menjadi Cagub Sumut dari PD, harus menunggu survei internal yang diadakan partainya.
"Nanti hasil survei keluar tanggal 10-15 Oktober, saya belum bisa pastikan. Lihat survei dahulu, dari situ baru diajukan ke Majelis Tinggi untuk selanjutnya siapa yang akan diajukan," katanya.
Dia menambahkan, apapun hasilnya nanti, politikus kelahiran Pematang Siantar, 13 September 1957 ini menyerahkan semua hasilnya kepada Tuhan.
"Saya serahkan kepada Allah upaya pencalonan itu. Saya sudah sosialisasikan semuanya, apa yang didapatkan saya yakin yang terbaik untuk saya," tandasnya.
Menurut Sutan, keputusannya untuk maju sebagai Cagub Sumut, akan dilaluinya sesuai dengan aturan yang ada, baik di garis partai maupun peraturan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut.
"Saya tidak akan melobi petinggi Demokrat, saya akan bermain fair play. Apa pun keputusannya saya terima dengan baik. Yang jelas saya tidak ragu untuk maju," katanya, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2012).
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menjadi Cagub Sumut dari PD, harus menunggu survei internal yang diadakan partainya.
"Nanti hasil survei keluar tanggal 10-15 Oktober, saya belum bisa pastikan. Lihat survei dahulu, dari situ baru diajukan ke Majelis Tinggi untuk selanjutnya siapa yang akan diajukan," katanya.
Dia menambahkan, apapun hasilnya nanti, politikus kelahiran Pematang Siantar, 13 September 1957 ini menyerahkan semua hasilnya kepada Tuhan.
"Saya serahkan kepada Allah upaya pencalonan itu. Saya sudah sosialisasikan semuanya, apa yang didapatkan saya yakin yang terbaik untuk saya," tandasnya.
(maf)