Dukung KPK, BEM gelar demo di Gedung Sate
Selasa, 09 Oktober 2012 - 11:43 WIB
Dukung KPK, BEM gelar demo di Gedung Sate
A
A
A
Sindonews.com - Upaya kriminalisasi dan pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat protes dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Mereka melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung untuk mendukung kinerja KPK. Aksi puluhan BEM SI ini dimulai sekira pukul 10.00 WIB di Jalan Diponegoro, Bandung, di sela aksinya, Selasa (9/10/2012).
Dalam aksinya, mahasiswa dari Kampus ITB, UPI, dan Unpad itu mengusung berbagai poster bertuliskan dukungan terhadap KPK.
Selain berorasi, mahasiswa juga menyatakan sikap menolak segala bentuk pelemahan terhadap KPK. Di samping itu BEM SI juga mendesak KPK supaya tidak tebang pilih dalam memproses kasus korupsi.
Mahasiswa juga mendesak Presiden SBY dan DPR untuk bersikap terhadap pelemahan KPK.
Presiden KM ITB Anjar Dimara Sakti mengatakan, pemerintah SBY harus segera membentuk sistem yang efektif dalam menyelesaikan kasus korupsi, dengan mekanisme tertentu dan mekanisme yang integratif.
Menurutnya, BEM SI menuntut supaya pemerintah, Polri, DPR, dan KPK melakukan kolaborasi dalam memberantas korupsi.
"Dulu Indonesia bisa merdeka karena ada kolaborasi kaum tua dan muda untuk melawan musuh bersama, yaitu penjajah. Sekarang kita punya musuh bersama, yakni korupsi," kata Presiden KM ITB Anjar Dimara Sakti.
Aksi berlangsung tertib, dan tidak mendapatkan pengawalan ketat dari kepolisian.
Mereka melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung untuk mendukung kinerja KPK. Aksi puluhan BEM SI ini dimulai sekira pukul 10.00 WIB di Jalan Diponegoro, Bandung, di sela aksinya, Selasa (9/10/2012).
Dalam aksinya, mahasiswa dari Kampus ITB, UPI, dan Unpad itu mengusung berbagai poster bertuliskan dukungan terhadap KPK.
Selain berorasi, mahasiswa juga menyatakan sikap menolak segala bentuk pelemahan terhadap KPK. Di samping itu BEM SI juga mendesak KPK supaya tidak tebang pilih dalam memproses kasus korupsi.
Mahasiswa juga mendesak Presiden SBY dan DPR untuk bersikap terhadap pelemahan KPK.
Presiden KM ITB Anjar Dimara Sakti mengatakan, pemerintah SBY harus segera membentuk sistem yang efektif dalam menyelesaikan kasus korupsi, dengan mekanisme tertentu dan mekanisme yang integratif.
Menurutnya, BEM SI menuntut supaya pemerintah, Polri, DPR, dan KPK melakukan kolaborasi dalam memberantas korupsi.
"Dulu Indonesia bisa merdeka karena ada kolaborasi kaum tua dan muda untuk melawan musuh bersama, yaitu penjajah. Sekarang kita punya musuh bersama, yakni korupsi," kata Presiden KM ITB Anjar Dimara Sakti.
Aksi berlangsung tertib, dan tidak mendapatkan pengawalan ketat dari kepolisian.
(ysw)