Gunung Ciremai belum dinyatakan aman

Senin, 08 Oktober 2012 - 18:27 WIB
Gunung Ciremai belum...
Gunung Ciremai belum dinyatakan aman
A A A
Sindonews.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan sejak dua hari kemarin telah memadamkan kebakaran hutan Gunung Ciremai,Jawa Barat yang telah berlangsung sejak petengahan Juli lalu. Namun, hal ini belum menjadikan kawasan hutan Gunung Ciremai aman dari kebakaran susulan.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Dulhadi mengungkapkan, hujan tersebut baru memadamkan bara api dan sekadar membasahi alang-alang serta semak belukar yang kering akibat kemarau. Namun jika musim kemarau berlanjut, maka tidak menutup kemungkinan alang-alang tersebut kembali mengering sehingga sangat mudah terbakar kembali.

"Hujan kemarin sangat membantu memadamkan api sehingga kini dipastikan kebakaran Gunung Ciremai telah padam. Meski demikian, tim pemadam yang terdiri dari Masyarakat Peduli Api dan para relawan hingga kini tetap disiagakan hingga ada kepastian Gunung Ciremai telah aman," kata Dulhadi, Jawa Barat, Senin (8/10/2012).

Hal ini didasari pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan, musim kemarau baru berakhir pada akhir Oktober hingga awal November mendatang sehingga pihaknya belum bisa menjamin Gunung Ciremai aman dari kemungkinan kebakaran susulan.

Oleh karena itu, pihaknya masih tetap waspada mengantisipasi kemungkinan kebakaran yang masih mungkin terjadi nanti.

"Kecuali ketika hujan turun selama 1 minggu berturut-turut, baru bisa dinyatakan Gunung Ciremai aman," ujarnya.

Sementara itu luas areal hutan yang terbakar hingga kemarin, Dulhadi memperkirakan telah mencapai 1.000 hektare lebih di 46 blok berbeda. Jumlah tersebut diakui lebih luas dua kali lipat dibanding kebakaran tahun 2011 yang mencapai 544 hektare saja.

"Hingga kini kami masih melakukan pengukuran luas lahan yang terbakar, namun perkiraan mencapai 1.000 hektare lebih," ujar Dulhadi.
(mhd)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
September Puncak Musim...
September Puncak Musim Kemarau, Oktober Transisi ke Musim Hujan
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
23 menit yang lalu
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
50 menit yang lalu
6 Orang Korban Kebakaran...
6 Orang Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Dilarikan ke Rumah Sakit Hermina
59 menit yang lalu
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
6 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Pasar...
Kebakaran Melanda Pasar Jiung Kemayoran, Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api
8 jam yang lalu
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
8 jam yang lalu
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved