Jalan Juanda rawan aksi perampokan
Senin, 08 Oktober 2012 - 17:29 WIB
Jalan Juanda rawan aksi perampokan
A
A
A
Sindonews.com - Aksi nekat perampokan terjadi di Jalan Juanda, Baktijaya, Sukmajaya, Depok. Perampokan dengan menggunakan senjata api itu terjadi pada seorang pengusaha berinisial H (28) warga Cimanggis, Depok. Perampok berhasil membawa kabur uang Rp100 Juta beserta telepon genggam miliknya.
Kejadian bermula saat korban sedang melintas di Jalan Juanda pada Senin (8/10/2012) pukul 10.20 WIB siang. Saat itu, H berangkat dari rumahnya di Cimanggis menuju rumah orang tuanya di Pondok Duta melalui Jalan Juanda.
Saat mengendarai mobil sedan miliknya, tiba-tiba H ditodong tiga orang perampok. “Sudah diikuti sejak tadi sepertinya," ungkap H ditemui seusai kejadian, Senin (8/10/2012).
Menurut H, Satu orang perampok di sebelah kanan memepetnya, sedangkan dua lainnya dari arah kiri. "Setelah mobil berhenti kemudian dua orang tersebut langsung menggasak tas yang ada di samping korban," jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Syah Johan menyampaikan, perampok berjumlah tiga orang itu menggunakan dua motor besar.
"Saat kejadian, tiga orang perampok tersebut langsung merapat ke jendela pintu depan. Saat itu, H hanya seorang diri. Di bawah ancaman perampok, korban diminta untuk memberhentikan mobilnya," jelas Johan.
Kejadian serupa juga pernah menimpa Rian Darmala, 20 pada Minggu 17 Juni 2012 sekira pukul 04.30 WIB dini hari. Saat dirinya melintas, tiba-tiba diikuti gerombolan sepeda motor. Rian dipukuli dengan alasan yang tidak jelas. Motor Rian dibawa kabur setelah sebelumnya memukuli Rian.
Motor Suzuki Satria B6851EXO warna putih miliknya dibawa lari dalam hitungan menit. Rian mengalami luka di bagian kepala belakang lantaran dipukul dengan air soft gun.
Kejadian bermula saat korban sedang melintas di Jalan Juanda pada Senin (8/10/2012) pukul 10.20 WIB siang. Saat itu, H berangkat dari rumahnya di Cimanggis menuju rumah orang tuanya di Pondok Duta melalui Jalan Juanda.
Saat mengendarai mobil sedan miliknya, tiba-tiba H ditodong tiga orang perampok. “Sudah diikuti sejak tadi sepertinya," ungkap H ditemui seusai kejadian, Senin (8/10/2012).
Menurut H, Satu orang perampok di sebelah kanan memepetnya, sedangkan dua lainnya dari arah kiri. "Setelah mobil berhenti kemudian dua orang tersebut langsung menggasak tas yang ada di samping korban," jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Syah Johan menyampaikan, perampok berjumlah tiga orang itu menggunakan dua motor besar.
"Saat kejadian, tiga orang perampok tersebut langsung merapat ke jendela pintu depan. Saat itu, H hanya seorang diri. Di bawah ancaman perampok, korban diminta untuk memberhentikan mobilnya," jelas Johan.
Kejadian serupa juga pernah menimpa Rian Darmala, 20 pada Minggu 17 Juni 2012 sekira pukul 04.30 WIB dini hari. Saat dirinya melintas, tiba-tiba diikuti gerombolan sepeda motor. Rian dipukuli dengan alasan yang tidak jelas. Motor Rian dibawa kabur setelah sebelumnya memukuli Rian.
Motor Suzuki Satria B6851EXO warna putih miliknya dibawa lari dalam hitungan menit. Rian mengalami luka di bagian kepala belakang lantaran dipukul dengan air soft gun.
(rsa)