Adisutjipto steril tiga hari jelang kedatangan SBY
Senin, 08 Oktober 2012 - 16:20 WIB
Adisutjipto steril tiga hari jelang kedatangan SBY
A
A
A
Sindonews.com – Bandar Udara (Bandara) Internasional Adisutjipto Yogyakarta, akan disterilkan selama tiga hari, mulai Selasa 9 Oktober 2012 hingga Kamis 11 Oktober 2012 mendatang.
Langkah ini dilakukan menyusul rencana kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melantik Sultan dan Pakualam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Asisten Manager Sistem Informasi, Data dan Laporan PT Angkasa Pura I Bandara AdiSutjipto, Faizal Indra Kusuma, mengatakan untuk mensterilkan bandara, pihaknya akan melibatkan keamanan bandara bersama dengan TNI dan dibantu Polri.
Selama disetrilkan, rencananya tidak boleh ada kegiatan di luar operasional bandara. Sedangkan untuk penerbangan komersial dan cargo tetap berjalan normal.
“Meski steril, untuk kegiatan penerbangan tetap normal,” jelasnya.
Untuk kegiatan penerbangan komersial lanjutnya, akan menyesuaikan dengan agenda. Mungkin ada waktu-waktu tertentu, bandara benar-benar ditutup.
“Untuk antisipasi unjuk rasa dan demonstrasi kita sudah kerja sama dengan TNI AU,” tutur Faisal.
Rencana kedatangan presiden ini, berpengaruh terhadap rencana simulasi penanggulangan kebakaran pesawat (hotdrill) di Bandara Adisutjipto. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis 11 Oktober 2012.
Sementara itu, Marketing Representatif Merpati Airline Cahyo Katon mengaku sejauh ini belum ada informasi resmi yang diterimanya terkait kedatangan presiden di bandara. Biasanya ada pemberitahuan khusus, agar tidak menganggu kenyamanan penumpang.
“Biasanya ada informasi, dan itu kita sampaikan ke penumpang agar mereka mengerti,” tuturnya.
Langkah ini dilakukan menyusul rencana kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melantik Sultan dan Pakualam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Asisten Manager Sistem Informasi, Data dan Laporan PT Angkasa Pura I Bandara AdiSutjipto, Faizal Indra Kusuma, mengatakan untuk mensterilkan bandara, pihaknya akan melibatkan keamanan bandara bersama dengan TNI dan dibantu Polri.
Selama disetrilkan, rencananya tidak boleh ada kegiatan di luar operasional bandara. Sedangkan untuk penerbangan komersial dan cargo tetap berjalan normal.
“Meski steril, untuk kegiatan penerbangan tetap normal,” jelasnya.
Untuk kegiatan penerbangan komersial lanjutnya, akan menyesuaikan dengan agenda. Mungkin ada waktu-waktu tertentu, bandara benar-benar ditutup.
“Untuk antisipasi unjuk rasa dan demonstrasi kita sudah kerja sama dengan TNI AU,” tutur Faisal.
Rencana kedatangan presiden ini, berpengaruh terhadap rencana simulasi penanggulangan kebakaran pesawat (hotdrill) di Bandara Adisutjipto. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis 11 Oktober 2012.
Sementara itu, Marketing Representatif Merpati Airline Cahyo Katon mengaku sejauh ini belum ada informasi resmi yang diterimanya terkait kedatangan presiden di bandara. Biasanya ada pemberitahuan khusus, agar tidak menganggu kenyamanan penumpang.
“Biasanya ada informasi, dan itu kita sampaikan ke penumpang agar mereka mengerti,” tuturnya.
(rsa)