Dosen UIN tewas setelah nonton film porno
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 14:42 WIB
Dosen UIN tewas setelah nonton film porno
A
A
A
Sindonews.com - Kematian Dosen UIN Surabaya, Hadi Susanto (36) diduga kuat karena over dosis obat kuat setelah onani. Dia ditemukan tewas dalam keadaan bugil di kamar kosnya, Jalan Palakali, Gang Sailun, Depok.
Dalam hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Identifikasi Polsek Beji, ditemukan kejanggalan dalam kematian Hadi. Pasalnya meski tak terdapat tanda-tanda kekerasan, namun dari mulutnya keluar busa.
Dari dalam kemaluannya juga terlihat mengeluarkan darah. Diduga Hadi over dosis setelah meminum obat kuat dan melakukan onani.
Selain itu, di kamar Hadi ditemukan laptop dalam posisi terbuka dengan baterai habis. Saat dinyalakan, gambar terakhir yang Hadi lihat yakni film porno atau blue film.
Mayat Hadi ditemukan dalam keadaan telentang hanya menggunakan sarung tanpa celana dalam.
Kapolsek Beji AKP Agus Widodo membenarkan hal tersebut. Namun, ia belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Hadi.
"Masih kami selidiki, dan harus menunggu hasil autopsi dari RS Kramat Jati," katanya kepada wartawan, Jumat (5/10/2012).
Hadi memiliki istri dan anak di Tambak Langon, Surabaya, Jawa Timur. Hadi merupakan lulusan sarjana agama, ia kini terdaftar sebagai mahasiswa peraih beasiswa S3 di FISIP Universitas Indonesia (UI).
Dalam hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Identifikasi Polsek Beji, ditemukan kejanggalan dalam kematian Hadi. Pasalnya meski tak terdapat tanda-tanda kekerasan, namun dari mulutnya keluar busa.
Dari dalam kemaluannya juga terlihat mengeluarkan darah. Diduga Hadi over dosis setelah meminum obat kuat dan melakukan onani.
Selain itu, di kamar Hadi ditemukan laptop dalam posisi terbuka dengan baterai habis. Saat dinyalakan, gambar terakhir yang Hadi lihat yakni film porno atau blue film.
Mayat Hadi ditemukan dalam keadaan telentang hanya menggunakan sarung tanpa celana dalam.
Kapolsek Beji AKP Agus Widodo membenarkan hal tersebut. Namun, ia belum bisa menyimpulkan penyebab kematian Hadi.
"Masih kami selidiki, dan harus menunggu hasil autopsi dari RS Kramat Jati," katanya kepada wartawan, Jumat (5/10/2012).
Hadi memiliki istri dan anak di Tambak Langon, Surabaya, Jawa Timur. Hadi merupakan lulusan sarjana agama, ia kini terdaftar sebagai mahasiswa peraih beasiswa S3 di FISIP Universitas Indonesia (UI).
(rsa)