Polisi pasang garis polisi di lokasi KRL anjlok
Kamis, 04 Oktober 2012 - 10:36 WIB
Polisi pasang garis polisi di lokasi KRL anjlok
A
A
A
Sindonews.com - Pihak kepolisian memasang garis polisi di sekitar KRl Commuter Line yang anjlok di dekat Stasiun Cilebut, Bogor. Hal itu dilakukan, untuk mempermudah proses evakuasi yang dilakukan oleh tim dari PT Kereta Api Indonesia (KAI)
Sementara di lokasi kejadian, tim dari PT KAI masih berusaha mengevakuasi enam gerbong yang belum dapat dipindahkan. Sebelumnya, dua gerbong berhasil dievakuasi dan dibawa ke Depo Depok dengan KRD penolong Djoko Tingkir.
Kepala Humas Daops I PT KAI Mateta Rizalullhaq mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mendatangkan dua kereta penolong untuk membantu proses evakuasi.
"Kita sudah datangkan dua kereta penolong NR untuk membantu proses evakuasi, sampai saat ini baru dua gerbong yang bisa kita berangkatkan ke Depo Depok dengan kereta penolong," katanya di Stasiun Cilebut, Kamis (4/10/2012).
Akibat dipasangnya garis polisi di sekitar KRL yang anjlok, Stasiun Cilebut tidak melayani pemberangkatan KRL, dan seluruh perjalanan KRL diakhiri di Stasiun Bojonggede.
Sementara di lokasi kejadian, tim dari PT KAI masih berusaha mengevakuasi enam gerbong yang belum dapat dipindahkan. Sebelumnya, dua gerbong berhasil dievakuasi dan dibawa ke Depo Depok dengan KRD penolong Djoko Tingkir.
Kepala Humas Daops I PT KAI Mateta Rizalullhaq mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mendatangkan dua kereta penolong untuk membantu proses evakuasi.
"Kita sudah datangkan dua kereta penolong NR untuk membantu proses evakuasi, sampai saat ini baru dua gerbong yang bisa kita berangkatkan ke Depo Depok dengan kereta penolong," katanya di Stasiun Cilebut, Kamis (4/10/2012).
Akibat dipasangnya garis polisi di sekitar KRL yang anjlok, Stasiun Cilebut tidak melayani pemberangkatan KRL, dan seluruh perjalanan KRL diakhiri di Stasiun Bojonggede.
(lil)