Pemkot Depok larang buruh lakukan sweeping
Selasa, 02 Oktober 2012 - 14:30 WIB
Pemkot Depok larang buruh lakukan sweeping
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok telah menghasilkan kesepakatan dengan serikat pekerja dan organisasi pengusaha melalui Lembaga Kerjasama Tripartit tentang aksi demo buruh yang akan dilakukan Rabu 3 Oktober 2012. Kesepakatan itu di antaranya adalah larangan melakukan sweeping sehingga tidak terjadi bentrok antar pekerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Abdul Harris mengatakan, pemerintah mengizinkan buruh untuk melakukan demo, asalkan sesuai dengan peraturan yang terkait. Kesepakatan tersebut, rencana aksi buruh dapat berjalan dalam batas waktu tertentu.
"Jadi aksinya bisa tidak sehari," ujar Harris, di Depok, Selasa (2/10/2012).
Mekanisme aksi tersebut, kata Harris akan dikomunikasikan oleh pimpinan Serikat Pekerja kepada Apindo. Setelah itu, Apindo diharapkan bisa memberi info ke perusahaan-perusahaan.
"Diharapkan melalui mekanisme ini perusahaan bisa lebih siap dan menyesuaikan," terangnya.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Depok Sugino mengatakan, ribuan buruh di Depok akan mengikuti demonstrasi serentak besok. Aksi tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.
Dia mengatakan telah beraudiensi dengan kepolisian untuk meminta izin berunjuk rasa kompak bersama seluruh buruh. Dalam aksi tersebut, mereka menuntut menghapuskan sistem kerja kontrak atau outsourcing dan tolak upah murah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Abdul Harris mengatakan, pemerintah mengizinkan buruh untuk melakukan demo, asalkan sesuai dengan peraturan yang terkait. Kesepakatan tersebut, rencana aksi buruh dapat berjalan dalam batas waktu tertentu.
"Jadi aksinya bisa tidak sehari," ujar Harris, di Depok, Selasa (2/10/2012).
Mekanisme aksi tersebut, kata Harris akan dikomunikasikan oleh pimpinan Serikat Pekerja kepada Apindo. Setelah itu, Apindo diharapkan bisa memberi info ke perusahaan-perusahaan.
"Diharapkan melalui mekanisme ini perusahaan bisa lebih siap dan menyesuaikan," terangnya.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Depok Sugino mengatakan, ribuan buruh di Depok akan mengikuti demonstrasi serentak besok. Aksi tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.
Dia mengatakan telah beraudiensi dengan kepolisian untuk meminta izin berunjuk rasa kompak bersama seluruh buruh. Dalam aksi tersebut, mereka menuntut menghapuskan sistem kerja kontrak atau outsourcing dan tolak upah murah.
(san)