Lakukan penipuan, Jenderal TNI gadungan ditangkap

Selasa, 02 Oktober 2012 - 02:22 WIB
Lakukan penipuan, Jenderal...
Lakukan penipuan, Jenderal TNI gadungan ditangkap
A A A
Sindonews.com - Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) gadungan berbintang tiga dan membawa senjata api standar TNI ditangkap di sebuah warung makan yang ada di Gamping, Sleman.

Berdasar informasi yang dihimpun, TNI gadungan berpangkat Letjend Adrian Rambing, kelahiran Manado (64) tersebut sedang berada di sebuah warung sate yang ada di Dusun Patukan, Desa Ambarketawang, Gamping.

Petugas gabungan dari Detasemen Polisi MIliter (Denpom) IV/2 Yogyakarta, Yonif 403, yang mendapat informasi langsung menangkapnya. Saat itu ia bersama dengan empat orang temannya, masing-masing bernama Aris, Bakir, Boni, dan Anas.

Petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa sebuah senjata api (senpi) jenis 46 buatan Pindad, delapan butir amunisi, nomer seri 7025871, topi pet pangkat Letnan Jendral (Letjend) bintang tiga, dan 12 buah telephone genggam.

Pria yang beralamatkan di Dusun Grogol 5, Desa Beji harjo, RT 06/05, Karangmojo, Gunungkidul, tersebut langsung dibawa ke Denpom IV/2 Yogyakarta, untuk dimintai keterangan. Sampai pukul 22.00 WIB, Senin 1 Oktober 2012, pemeriksaan intensif masih dilakukan oleh petugas.

Penangkapan ini berdasarkan dari laporan salah satu korbannya. Sejak seminggu yang lalu, pelaku diintai oleh petugas TNI. Pada Minggu 30 September 2012, petugas sempat akan menangkapnya namun gagal. Kemudian, petugas kembali melakukan pengintaian dan berhasil ditangkap pada Senin 1 Oktober 2012 sore.

Komandan Denpom IV/2 Yogyakarta, Mayor CPM Jefridin mengatakan, pelaku melakukan tindak penipuan dengan modus bisa menyelesaikan masalah dengan mengaku sebagai anggota TNI.

Dibantu oleh empat orang temannya sebagai penghubung korban dengan dirinya (pelaku), pelaku mendapatkan upah sebesar Rp2 juta hingga Rp4 juta. "Agar modusnya berjalan lancar, pelaku membawa ajudannya," kata dia.

Selanjutnya, karena TNI tidak mempunyai kewenangan untuk menindaklanjuti tindak kejahatan yang dilakukan warga sipil, kemudian para pelaku akan diserahkan ke pihak kepolisian. "Kami akan fokus dari mana pelaku mendapatkan senjata api standart Angkatan Darat (AD) ini," ucapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
1 jam yang lalu
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
2 jam yang lalu
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
2 jam yang lalu
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
4 jam yang lalu
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
5 jam yang lalu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved