Siswa pelayaran tewas, 13 saksi diperiksa
Senin, 01 Oktober 2012 - 10:59 WIB
Siswa pelayaran tewas, 13 saksi diperiksa
A
A
A
Sindonews.com - Polisi langsung memeriksa 13 orang saksi untuk menyelidiki tewasnya siswa Balai Pusat Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Maulana Aniul Yakin (19). Hal itu untuk memastikan penyebab tewasnya taruna pelayaran asal Dusun Dungu, Kecamatan Trageh, Bangkalan, Jawa Timur (Jatim).
"Hingga hari ini kami sudah memeriksa 13 orang untuk kepastian penyebab tewasnya taruna itu. Polisi belum mendapat kesimpulan penyebab tewasnya," ungkap Kapolsek Rungkut AKP Yacob Silvana, Senin (1/10/2012).
Ia menjelaskan, 13 orang saksi yang diperiksa adalah unsur-unsur dari sekolah pelayaran yang berada di Jalan Gunung Anyar, Surabaya ini. "Mereka terdiri dari Instruktur dan Security sekolah tersebut," tandas Yacob.
Yacop juga mengatakan, untuk keluarga korban juga belum dimintai keterangan. Sebab, saat ini keluarga korban sedang sibuk untuk melakukan persiapan pemakaman jasad Maulana. Saat ini, jasadnya masih berada di Kamar Mayat RSUD Dokter Soetomo, Surabaya.
"Keluarga sudah kita kabari. Nanti juga akan kami mintai keterangan juga," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswa pelayaran di BP2IP ditemukan tewas di Kolam SAR sekolah tersebut. Dugaan sementara korban tewas karena dianiaya. Sayang polisi belum memastikan penyebab tewasnya siswa tersebut. Polisi juga mengaku, di tubuh korban terdapat luka, yakni di bagian pelipis kiri.
"Hingga hari ini kami sudah memeriksa 13 orang untuk kepastian penyebab tewasnya taruna itu. Polisi belum mendapat kesimpulan penyebab tewasnya," ungkap Kapolsek Rungkut AKP Yacob Silvana, Senin (1/10/2012).
Ia menjelaskan, 13 orang saksi yang diperiksa adalah unsur-unsur dari sekolah pelayaran yang berada di Jalan Gunung Anyar, Surabaya ini. "Mereka terdiri dari Instruktur dan Security sekolah tersebut," tandas Yacob.
Yacop juga mengatakan, untuk keluarga korban juga belum dimintai keterangan. Sebab, saat ini keluarga korban sedang sibuk untuk melakukan persiapan pemakaman jasad Maulana. Saat ini, jasadnya masih berada di Kamar Mayat RSUD Dokter Soetomo, Surabaya.
"Keluarga sudah kita kabari. Nanti juga akan kami mintai keterangan juga," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswa pelayaran di BP2IP ditemukan tewas di Kolam SAR sekolah tersebut. Dugaan sementara korban tewas karena dianiaya. Sayang polisi belum memastikan penyebab tewasnya siswa tersebut. Polisi juga mengaku, di tubuh korban terdapat luka, yakni di bagian pelipis kiri.
(azh)