Bus terguling belum bisa evakuasi
Minggu, 30 September 2012 - 23:05 WIB
Bus terguling belum bisa evakuasi
A
A
A
Sindonews.com - Bus Laju Utama yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu (30/9/12) petang, hingga malam ini belum bisa dievakuasi.
Lambatnya evakuasi bus tersebut dikarenakan alat berat untuk mengangkat bus tersebut tidak kuat untuk mengankat beban bus Laju Utama yang cukup besar tersebut.
"Karena kendaraan derek yang kita punya ukurannya kecil dibanding bus Laju utama, kita kesusahan untuk mengangkatnya," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bogor AKP Edwin Affandi, Minggu (30/9/2012) malam.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih berupaya untuk melakukan evakuasi terhadap bus naas tersebut. "Mudah-mudahan segera dievakuasi," pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah bus pariwisata B 7892 WB yang mengangkut rombongan keluarga karyawan salah satu perusahaan otomotif, terguling di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor. Untungnya, tidak ada korban tewas dalam kecelakaan tersebut.
Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 10 penumpang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa itu. Terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Paru Gunawan Wigdagdo (RSPG) karena mengalami luka ringan dan serius.
Lambatnya evakuasi bus tersebut dikarenakan alat berat untuk mengangkat bus tersebut tidak kuat untuk mengankat beban bus Laju Utama yang cukup besar tersebut.
"Karena kendaraan derek yang kita punya ukurannya kecil dibanding bus Laju utama, kita kesusahan untuk mengangkatnya," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bogor AKP Edwin Affandi, Minggu (30/9/2012) malam.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih berupaya untuk melakukan evakuasi terhadap bus naas tersebut. "Mudah-mudahan segera dievakuasi," pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah bus pariwisata B 7892 WB yang mengangkut rombongan keluarga karyawan salah satu perusahaan otomotif, terguling di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor. Untungnya, tidak ada korban tewas dalam kecelakaan tersebut.
Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 10 penumpang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa itu. Terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Paru Gunawan Wigdagdo (RSPG) karena mengalami luka ringan dan serius.
(mhd)