Akibat rem blong, bus terguling
Minggu, 30 September 2012 - 21:42 WIB
Akibat rem blong, bus terguling
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah bus pariwisata B 7892 WB yang mengangkut rombongan keluarga karyawan salah satu perusahaan otomotif, terguling di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor. Untungnya, tidak ada korban tewas dalam kecelakaan tersebut.
Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 10 penumpang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa itu. Terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Paru Gunawan Wigdagdo (RSPG) karena mengalami luka ringan dan serius.
"Informasi sementara penyebabnya karena rem blong. Tapi nanti akan kita lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kembali dan pastikan penyebabnya. Saat ini evakuasi masih berlangsung," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bogor AKP Edwin Affandi saat dihubungi, Minggu (30/9/2012) sore.
Dia menambahkan, kecelakaan tersebut terjadi saat bus pariwisata itu tengah mengangkut sekitar 40 penumpang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa, dan melaju dari arah Puncak menuju Jakarta.
Namun, saat bus naas tersebut tengah melintas jalur menikung di kawasan Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor, tiba-tiba mobil yang tengah melaju kencang itu hilang kendali dan akhirnya terbalik.
Menurutnya, akibat kecelakaan tersebut selain melukai 10 orang, arus lalu lintas di jalur Puncak yang kebetulan sedang padat mengalami kemacetan parah.
"Korban luka ringan lima orang. Luka berat lima orang, lainnya hanya mengalami shock. Semua korban sudah dibawa ke rumah sakit," ungkap AKP Edwin.
Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 10 penumpang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa itu. Terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Paru Gunawan Wigdagdo (RSPG) karena mengalami luka ringan dan serius.
"Informasi sementara penyebabnya karena rem blong. Tapi nanti akan kita lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kembali dan pastikan penyebabnya. Saat ini evakuasi masih berlangsung," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bogor AKP Edwin Affandi saat dihubungi, Minggu (30/9/2012) sore.
Dia menambahkan, kecelakaan tersebut terjadi saat bus pariwisata itu tengah mengangkut sekitar 40 penumpang yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa, dan melaju dari arah Puncak menuju Jakarta.
Namun, saat bus naas tersebut tengah melintas jalur menikung di kawasan Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor, tiba-tiba mobil yang tengah melaju kencang itu hilang kendali dan akhirnya terbalik.
Menurutnya, akibat kecelakaan tersebut selain melukai 10 orang, arus lalu lintas di jalur Puncak yang kebetulan sedang padat mengalami kemacetan parah.
"Korban luka ringan lima orang. Luka berat lima orang, lainnya hanya mengalami shock. Semua korban sudah dibawa ke rumah sakit," ungkap AKP Edwin.
(mhd)