Xenia tabrak truk, 8 orang tewas
Sabtu, 29 September 2012 - 03:41 WIB
Xenia tabrak truk, 8 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Delapan orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dan truk di Jalan Poros Samarinda-Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat 28 September 2012.
Kecelakaan dari arah berlawanan itu melibatkan Daihatsu Xenia KT 1580 CA dengan truk colt diesel KT 8982 AQ pengangkut kompresor.Sopir, kernet, dan seorang penumpang truk selamat, sementara Xenia yang mengangkut sembilan penumpang, delapan di antaranya tewas di lokasi kejadian. Kedua kendaraan jatuh ke dalam jurang hingga beberapa meter.
Penyebab kecelakaan yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto itu belum diketahui, namun salah satu sopir kendaraan diduga kehilangan kendali. “Truk dari arah Samarinda ke Balikpapan dalam kecepatan kencang begitu juga dengan mobil Xenia yang melaju dari arah berlawanan,” kata Kapolres Kukar AKBP Gusti Harry Arsana.
Menurut Gusti, salah satu mobil kemudian hilang kendali, tapi belum diketahui mobil yang mana. “Kita belum dapat pastikan kendaraan mana yang out of control,” tandasnya.
Dia menjelaskan, kemarin siang pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dengan mengikutsertakan sopir truk bernama Fandy (25), warga Muara Rapak, Balikpapan. Fandy siang itu masih tampak trauma sehingga belum bisa diambil kesimpulan. “Yang meninggal delapan orang dan satu lainnya kritis,” ujarnya.
Sementara itu,bangkai kendaraan kemarin sore berhasil ditarik dan dibawa ke Pos Lantas Km 38. Korban meninggal, kata dia, mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah. Seluruh korban tewas kini berada di RS Samboja Kukar atau 20 km dari lokasi kejadian. Wajah mereka ditutup kain karena beberapa di antaranya dalam kondisi tidak berbentuk.
“Korban bisa kita identifikasi seluruhnya. Salah satu korban adalah polisi atas nama Aiptu Agus Praptana,” kata Kasat Lantas Polres Kukar AKP Yovan Fatika.
Berdasarkan data yang dihimpun, kedelapan korban tewas yakni M Irfan, warga RT03, Kelurahan Bihara, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Akhmad Kusasi warga RT13, Desa Longkali, Kelurahan Longkali, Kabupaten Paser. Jamhuri, warga Jalan Lintas Provinsi RT03, Kelurahan Sengayam, Kelurahan Pamukan Barat, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan.
Selanjutnya Sarifuddin, warga RT01 Kerang Dayo, Kelurahan Batu Engau, Kabupaten Paser. Agus Praptana, warga RT01, Kelurahan Batu Sopang, Kecamatan Batu Kajang, Kabupaten Paser. Thamrin, warga RT20, Kelurahan Batu Sopang, Kabupaten Paser.
Kemudian Haerani, warga Desa Mendik, Makmur, RT15, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser. Sopir Xenia, Taufik, warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.
Sementara penumpang Xenia yang kritis dan saat ini masih dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Yunani, warga RT 04, Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.
Kecelakaan dari arah berlawanan itu melibatkan Daihatsu Xenia KT 1580 CA dengan truk colt diesel KT 8982 AQ pengangkut kompresor.Sopir, kernet, dan seorang penumpang truk selamat, sementara Xenia yang mengangkut sembilan penumpang, delapan di antaranya tewas di lokasi kejadian. Kedua kendaraan jatuh ke dalam jurang hingga beberapa meter.
Penyebab kecelakaan yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto itu belum diketahui, namun salah satu sopir kendaraan diduga kehilangan kendali. “Truk dari arah Samarinda ke Balikpapan dalam kecepatan kencang begitu juga dengan mobil Xenia yang melaju dari arah berlawanan,” kata Kapolres Kukar AKBP Gusti Harry Arsana.
Menurut Gusti, salah satu mobil kemudian hilang kendali, tapi belum diketahui mobil yang mana. “Kita belum dapat pastikan kendaraan mana yang out of control,” tandasnya.
Dia menjelaskan, kemarin siang pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara dengan mengikutsertakan sopir truk bernama Fandy (25), warga Muara Rapak, Balikpapan. Fandy siang itu masih tampak trauma sehingga belum bisa diambil kesimpulan. “Yang meninggal delapan orang dan satu lainnya kritis,” ujarnya.
Sementara itu,bangkai kendaraan kemarin sore berhasil ditarik dan dibawa ke Pos Lantas Km 38. Korban meninggal, kata dia, mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah. Seluruh korban tewas kini berada di RS Samboja Kukar atau 20 km dari lokasi kejadian. Wajah mereka ditutup kain karena beberapa di antaranya dalam kondisi tidak berbentuk.
“Korban bisa kita identifikasi seluruhnya. Salah satu korban adalah polisi atas nama Aiptu Agus Praptana,” kata Kasat Lantas Polres Kukar AKP Yovan Fatika.
Berdasarkan data yang dihimpun, kedelapan korban tewas yakni M Irfan, warga RT03, Kelurahan Bihara, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Akhmad Kusasi warga RT13, Desa Longkali, Kelurahan Longkali, Kabupaten Paser. Jamhuri, warga Jalan Lintas Provinsi RT03, Kelurahan Sengayam, Kelurahan Pamukan Barat, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan.
Selanjutnya Sarifuddin, warga RT01 Kerang Dayo, Kelurahan Batu Engau, Kabupaten Paser. Agus Praptana, warga RT01, Kelurahan Batu Sopang, Kecamatan Batu Kajang, Kabupaten Paser. Thamrin, warga RT20, Kelurahan Batu Sopang, Kabupaten Paser.
Kemudian Haerani, warga Desa Mendik, Makmur, RT15, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser. Sopir Xenia, Taufik, warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.
Sementara penumpang Xenia yang kritis dan saat ini masih dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Yunani, warga RT 04, Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.
(san)