Terbakarnya KRI Klewang akan diselidiki
Jum'at, 28 September 2012 - 19:57 WIB
Terbakarnya KRI Klewang akan diselidiki
A
A
A
Sindonews.com - Pihak PT Lundin Industry Invest akan melakukan penyelidikan menyusul kebakaran yang menghanguskan KRI Klewang 625.
Direktur Utama PT Lundin Industry Invest Lizza Lundin menyatakan pihaknya akan melibatkan berbagai pihak dalam upaya penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.
"Semua pihak akan dilibatkan untuk penyelidikan kebakaran ini," ungkap Lizza menjelaskan kepada wartawan Jumat (28/9/2012).
Sejumlah pihak yang dia maksud termasuk dari TNI AL maupun PT Lundin serta tim khusus dari TNI untuk mengetahui penyebab utama kapal siluman antiradar tercanggih tersebut. Hingga kini, kapal KRI Klewang maupun lokasi dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) tersebut dalam penjagaan ketat TNI AL dan kepolisian.
Selain itu sejumlah pekerja dari PT Lundin juga tidak diperbolehkan mendekat pada lokasi kapal KRI Klewang yang terbakar itu. "Yang penting semua kru selamat, baik TNI AL maupun karyawan kami," katanya.
Kapal yang barus saja diresmikan hampir sebulan ini merupakan hasil kolaborasi riset, desain, dan pengembangan antara North Sea Boats Pte Ltd/PT Lundin dan arsitek kapal LOMOCean dari Selandia Baru yang dilakukan secara intensif selama 24 bulan. Hasil kolaborasi tersebut merepresentasikan suatu langkah maju dalam penggunaan teknologi maju di bidang pembuatan kapal perang.
Penggunan bahan baku carbon foam sandwich untuk aplikasi kapal dalam skala yang luas seperti itu merupakan suatu hal yang belum pernah dilakukan di luar Skandinavia dan merupakan suatu representasi kemutakhiran teknologi di bidang rekayasa structural dan produksi.
Direktur Utama PT Lundin Industry Invest Lizza Lundin menyatakan pihaknya akan melibatkan berbagai pihak dalam upaya penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.
"Semua pihak akan dilibatkan untuk penyelidikan kebakaran ini," ungkap Lizza menjelaskan kepada wartawan Jumat (28/9/2012).
Sejumlah pihak yang dia maksud termasuk dari TNI AL maupun PT Lundin serta tim khusus dari TNI untuk mengetahui penyebab utama kapal siluman antiradar tercanggih tersebut. Hingga kini, kapal KRI Klewang maupun lokasi dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) tersebut dalam penjagaan ketat TNI AL dan kepolisian.
Selain itu sejumlah pekerja dari PT Lundin juga tidak diperbolehkan mendekat pada lokasi kapal KRI Klewang yang terbakar itu. "Yang penting semua kru selamat, baik TNI AL maupun karyawan kami," katanya.
Kapal yang barus saja diresmikan hampir sebulan ini merupakan hasil kolaborasi riset, desain, dan pengembangan antara North Sea Boats Pte Ltd/PT Lundin dan arsitek kapal LOMOCean dari Selandia Baru yang dilakukan secara intensif selama 24 bulan. Hasil kolaborasi tersebut merepresentasikan suatu langkah maju dalam penggunaan teknologi maju di bidang pembuatan kapal perang.
Penggunan bahan baku carbon foam sandwich untuk aplikasi kapal dalam skala yang luas seperti itu merupakan suatu hal yang belum pernah dilakukan di luar Skandinavia dan merupakan suatu representasi kemutakhiran teknologi di bidang rekayasa structural dan produksi.
(azh)