Demo ribuan buruh, jalur Kuningan lumpuh
Kamis, 27 September 2012 - 11:07 WIB
Demo ribuan buruh, jalur Kuningan lumpuh
A
A
A
Sindonews.com - Demo ribuan buruh di depan Kementerian Kesehatan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan mengakibatkan ruas jalan menuju ke arah Menteng lumpuh.
Para buruh memenuhi badan jalan jalur lambat yang biasa dilalui oleh pengendara sepeda motor dan mobil. Diketahui sebagian pendemo juga berada di jalur cepat yang diperuntukkan untuk kendaraan roda empat.
Bahkan pengendara sepeda motor yang sudah terlanjur berada di jalur lambat harus memindahkan motornya dengan bantuan dari pendemo ke jalur cepat lewat pembatas jalan. Akhirnya motor terpaksa lewat jalur busway agar dapat melanjutkan perjalanannya.
Tidak sedikit masyarakat yang sudah terlanjur 'terjebak' mengeluhkan demo itu. Terutama para pengendara sepeda motor. "Pak minggir sedikit dong buat motor," kata seorang bapak yang terlihat terburu-buru, Kamis (27/92012).
Namun, keluhan itu kemudian ditimpali oleh salah seorang pendemo laki-laki yang emosi untuk mematikan motor para pengguna jalan karena mereka tidak akan bisa lewat.
"Udah, 'matiin' aja motornya. Ada demo, nggak bisa lewat," katanya dengan nada emosi.
Para pendemo itu sendiri diketahui berasal dari Jabodetabek. Mereka datang menggunakan puluhan bus-bus besar.
Para buruh diketahui tergabung dalam MPBI (Majelis Pekerja Buruh Indonesia) yang memiliki tiga kelompok serikat pekerja, antara lain FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia), KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia).
Sedangkan tuntutan yang mereka layangkan dalam demo yaitu menghapus sistem kerja kontrak (outsourcing), dan hapus upah murah bagi buruh. Selain itu, mereka pun mendorong agar program BPJS bisa dilakukan pada 2014 dan tidak diundur hingga 2019.
Para buruh memenuhi badan jalan jalur lambat yang biasa dilalui oleh pengendara sepeda motor dan mobil. Diketahui sebagian pendemo juga berada di jalur cepat yang diperuntukkan untuk kendaraan roda empat.
Bahkan pengendara sepeda motor yang sudah terlanjur berada di jalur lambat harus memindahkan motornya dengan bantuan dari pendemo ke jalur cepat lewat pembatas jalan. Akhirnya motor terpaksa lewat jalur busway agar dapat melanjutkan perjalanannya.
Tidak sedikit masyarakat yang sudah terlanjur 'terjebak' mengeluhkan demo itu. Terutama para pengendara sepeda motor. "Pak minggir sedikit dong buat motor," kata seorang bapak yang terlihat terburu-buru, Kamis (27/92012).
Namun, keluhan itu kemudian ditimpali oleh salah seorang pendemo laki-laki yang emosi untuk mematikan motor para pengguna jalan karena mereka tidak akan bisa lewat.
"Udah, 'matiin' aja motornya. Ada demo, nggak bisa lewat," katanya dengan nada emosi.
Para pendemo itu sendiri diketahui berasal dari Jabodetabek. Mereka datang menggunakan puluhan bus-bus besar.
Para buruh diketahui tergabung dalam MPBI (Majelis Pekerja Buruh Indonesia) yang memiliki tiga kelompok serikat pekerja, antara lain FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia), KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia).
Sedangkan tuntutan yang mereka layangkan dalam demo yaitu menghapus sistem kerja kontrak (outsourcing), dan hapus upah murah bagi buruh. Selain itu, mereka pun mendorong agar program BPJS bisa dilakukan pada 2014 dan tidak diundur hingga 2019.
(ysw)