Kelanjutan koalisi tergantung kinerja Jokowi-Ahok

Kamis, 27 September 2012 - 09:03 WIB
Kelanjutan koalisi tergantung...
Kelanjutan koalisi tergantung kinerja Jokowi-Ahok
A A A
Sindonews.com - Kelanjutan koalisi yang dibangun oleh PDIP dan juga partai Gerindra baru akan terlihat secara nyata pada masa kerja yang akan dijalani oleh pasangan gubernur dan wakil gubernur yang mereka usung yakni Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. Pasalnya, saat ini sinyal keretakan antar kedua partai tersebut mulai ramai setelah politikus senior PDIP Taufik Kiemas menyatakan menyesal melakukan koalisi dengan Gerindra.

Menurut pengamat politik Siti Zuhro, suasana pascapilkada ini memang rawan akan terjadinya isu isu perpecahan koalisi partai. Pasalnya, banyak kepentingan antar kedua partai tersebut yang mulai terbentur dan baru terbuka pasca kemenangan yang telah mereka raih.

"Koalisi yang terbentuk atas dasar kepentingan sesaat, maka ia akan berumur pendek. Artinya, ketika kepentingan tercapai maka usai pula kebersamaan dalam koalisi. Bulan madu koalisi biasanya mulai memasuki masa kritis pascapilkada, khususnya stelah pelantikan dan mulai aktif menjalankan tugas sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah," kata Siti dalam pesan singkatnya kepada sindonews, Kamis (27/9/2012).

Kinerja Jokowi dan Basuki pun dianggap akan memberikan kontribusi besar atas kelangsungan koalisi partai tersebut. Menurut Siti, segala sepak terjang dan juga berbagai keputusan yang nanti akan diambil mereka bisa mempengaruhi kelanjutan koalisi menghadapi pemilu 2014.

"Kelanjutan koalisi PDIP-Gerinda adalah setelah Jokowi-Ahok dilantik, apakah akan solid atau tidak. Kalau keduanya oke dan koalisi dua partai ini tak terganggu, dan tetap harmonis, tak tertutup kemungkian koalisi bisa berlanjut. Tapi, bila sebaliknya, yaitu banyak masalah selama berduet memimpin jakarta, maka sulit koalisi berlanjut ke Pemilu 2014," jelasnya.

Pasalnya, lanjut Siti, koalisi partai ala Indonesia sifatnya sangat temporer. Ini dikarenakan koalisi yang tidak terformat dan tidak permanen. Koalisi dibangun atas dasar kepentingan dan orientasi kekuasaan sesaat dan bukan karena alasan ideologi ataupun visi, misi dan program yang sama.
(azh)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
4 menit yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
21 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
28 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
52 menit yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
58 menit yang lalu
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
1 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved