Kulonprogo miliki jejaring pengelola sampah mandiri

Rabu, 26 September 2012 - 06:22 WIB
Kulonprogo miliki jejaring...
Kulonprogo miliki jejaring pengelola sampah mandiri
A A A
Sindonews.com – Kabupaten Kulonprogo Berhasil membentuk Jejaring Pengelola Sampah Mandiri (JPSM) "Merti Bawono Asri”. Kelompok ini akan bersinergis dengan pemerintah dalam mengelola sampah agar memiliki daya guna dan manfaat.

JPSM Merti Bawono Asri ini, kemarin siang dikukuhkan, oleh Bupati Hasto Wardoyo. Kedepannya, kelompok ini akan dibagi menjadi tiga wilayah, utara, tengah dan selatan.

“Jejaring telah melakukan pengelolaan sampah yang tidak berdaya guna menjadi salah sumber ekonomi, disamping mengelola lingkungan,” jelas Kepala Kantor Lingkungan Hidup Heri Purnomo, Selasa 25 September 2012.

Kabid Pengembangan Kapasitas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi DIY Kuncoro Hadi Purwanto, mengatakan permaslaahan sampah cukup komplek. Hampir di semua kegiatan rumah tangga dan perkantoran selalu menghasilkan sampah. Padahal jika dikelola benar, banyak
menghasilkan nilai ekonomis.

Keberadaan pengelola sampah mandiri seperti ini, sedikit banyak telah membantu pemerintah dalam menekan biaya. Setidaknya di DIY, bisa menekan Rp300 juta dalam APBD. Ini tidak lepas dari semakin
berkurangnya sampah yang dibuang di TPA dan banyak yang diolah mandiri.

“Jejaring ini akan mendukung program bupati untuk menjadikan Wates ijo lan Resik,” tegasnya

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, mengatakan secara umum permasalahan sampah di Kulonprogo baru bermasalah di Kota Wates. Sedangkan di daerah pinggiran dan kecamatan lain belum menjadi perkara serius.

Untuk itulah, keberadaan pengelolaan sampah ini sangat penting, menghadapi kemajuan pembangunan. Sebab Kulonprogo akan menjadi salah satu kota besar, seiring akan dibangunnya bandara dan pelabuhan. Bahkan banyak industri baru akan muncul.

Dikatakany Hasto, keberadaan bak sampah yang dikenal dengan bak kuning akan dihilangkan secara bertahap. Nantinya pada akhir tahun, tidak boleh ada lagi bak ini dilokasi strategis dan tengah kota. Masyarakat harus mengelola sampah secara mandiri.

“Marilah kita kelola sampah dari lingkungan keluarga,” jelas Hasto. Pemkab Kulonprogo juga akan melakukan penanaman 20 ribu pohon.

Pohon ini akan ditanam serentak di seluruh wilayah bersamaan dengan datangnya musim penghujan nanti. Semua anak-anak sekolah akan diliburkan sehari dan dibekali, pohon untuk ditanam.
(ysw)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
20 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved