Reach Stacker Pelindo I BICT terbakar
Rabu, 26 September 2012 - 02:14 WIB
Reach Stacker Pelindo I BICT terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Reach Stacker seharga Rp4,57 milyar milik PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo) Belawan International Container Terminal (BICT), Medan, Sumatera Utara, yang baru dibeli tahun 2010 terbakar di areal BICT, Selasa dinihari (25/09).
Informasi yang diperoleh dari di BICT, terbakarnya Reach Stacker milik Pelindo I BICT itu, saat karyawannya melakukan aktivitas pemindahan barang peti kemas dari lapangan. Ketika sedang digunakan, mesinnya mengeluarkan api, sehingga pekerjaan sempat terhenti selama beberapa jam.
Asisten Manager Hukum dan Humas Pelindo I BICT, Suratman membenarkan terjadinya kebakaran Reachstacker tersebut. Ia menjelaskan, terjadinya kebakaran itu saat para karyawan sedang melakukan istrahat kerja pukul 02.30 WIB.
Kemudian petugas berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (Ampar). "Petugas berupaya memadamkan api hingga habis 15 unit tabung kecil dan 3 unit tabung besar," katanya, Selasa (25/9/2012).
Namun karena api tak kunjung padam, akhirnya petugas memanggil mobil pemadam kebakaran milik Pelindo I dari Belawan. Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 04.00 WIB.
Menurut Suratman, api melahap sekira 50 persen alat tersebut. Saat ini penyebab kebakaran dalam peyidikan aparat Polres Pelabuhan Belawan.
Ia menegaskan, terbakarnya salahsatu alat angkut peti kemas tersebut tidak mengganggu kerja Pelindo. Karena Pelindo I BICT mempunyai 10 unit Reach Stacker.
Informasi yang diperoleh dari di BICT, terbakarnya Reach Stacker milik Pelindo I BICT itu, saat karyawannya melakukan aktivitas pemindahan barang peti kemas dari lapangan. Ketika sedang digunakan, mesinnya mengeluarkan api, sehingga pekerjaan sempat terhenti selama beberapa jam.
Asisten Manager Hukum dan Humas Pelindo I BICT, Suratman membenarkan terjadinya kebakaran Reachstacker tersebut. Ia menjelaskan, terjadinya kebakaran itu saat para karyawan sedang melakukan istrahat kerja pukul 02.30 WIB.
Kemudian petugas berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (Ampar). "Petugas berupaya memadamkan api hingga habis 15 unit tabung kecil dan 3 unit tabung besar," katanya, Selasa (25/9/2012).
Namun karena api tak kunjung padam, akhirnya petugas memanggil mobil pemadam kebakaran milik Pelindo I dari Belawan. Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 04.00 WIB.
Menurut Suratman, api melahap sekira 50 persen alat tersebut. Saat ini penyebab kebakaran dalam peyidikan aparat Polres Pelabuhan Belawan.
Ia menegaskan, terbakarnya salahsatu alat angkut peti kemas tersebut tidak mengganggu kerja Pelindo. Karena Pelindo I BICT mempunyai 10 unit Reach Stacker.
(ysw)