Ray: TK hanya takut hadapi Pemilu 2014

Selasa, 25 September 2012 - 08:37 WIB
Ray: TK hanya takut...
Ray: TK hanya takut hadapi Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Lontaran Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperppu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufik Kiemas meragukan koalisi partainya dan Partai Gerindra, dianggap sebagai tanda ketakutan bagi dirinya untuk memasuki Pemilihan Umum (pemilu) 2014 mendatang.

Menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti, politikus senior PDIP itu beranggapan jika Gerindra masih akan berharap tetap akan berkoalisi dengan PDIP meskipun dari hasil survei nama Prabowo berada di atas. Hal tersebutlah yang kemudian membuat Taufik merasa cemas dengan keadaan koalisi kedua partai tersebut pada 2014 mendatang.

"Bisa saja Taufik Kiemas berbicara seperti itu karena mengira pada 2014, PDIP dan Gerindra masih bakal bersatu. Pernyataan dia itu kesel saja dan hanya sementara saja," kata Ray saat dihubungi sindonews, Selasa (25/9/2012).

Ray beranggapan, Gerindra belum tentu akan merasa sakit hati dengan pernyataan tersebut. Namun, bisa saja pernyataan tersebut kemudian menjadi alasan bagi partai besutan Prabowo Subianto itu untuk melakukan koalisi dengan partai-partai lainnya.

Politik di Indonesia masih bersifat liberal dan tidak ada yang haram bagi mereka. Itu tidak bisa dikatakan sebagai keretakan karena semuanya bisa berubah.

"Bisa saja Gerindra koalisi dengan partai demokrat. Politik di Indonesia itu liberal dan tidak ada kawan abadi," jelasnya.

Selain itu, Ray juga mengatakan, koalisi itu belum tentu akan bertahan abadi. Pasalnya, koalisi yang ada saat ini hanya sebatas sebagai upaya pemenangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"PDIP belum tentu bersatu dengan Gerindra. Kedepan belum tentu bisa bersatu, ini hanya di DKI saja. Belum tentu bersatu tapi bisa juga mereka bersatu. Tidak ada politik yang idelogis dan semua hanya pragmatis," tegasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
6 menit yang lalu
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
51 menit yang lalu
Bea Cukai dan BNN Gagalkan...
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand
54 menit yang lalu
Bikin Omzet Naik, Sandi...
Bikin Omzet Naik, Sandi Uno Sebut Inkubasi Berhasil Naikan Kelas UMKM
1 jam yang lalu
Resmikan SDH Global...
Resmikan SDH Global di Bali, PHG: Perkuat Pendidikan Pencetak Generasi Berkarakter
1 jam yang lalu
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved