Warga setuju pembebasan proyek tol Desari

Senin, 24 September 2012 - 23:20 WIB
Warga setuju pembebasan...
Warga setuju pembebasan proyek tol Desari
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengklaim proyek tol Depok - Antasari (Desari) yang akan menghubungkan Depok dengan Tangerang Selatan berjalan lancar. Warga yang terkena pembebasan lahan mengaku tak keberatan.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan saat ini tol Desari sedang dalam tahap pematangan oleh tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T). Selain itu, musyawarah tahap pertama dengan warga terkait pembebasan lahan sudah dilakukan namun belum terjadi penawaran harga.

"Kalau setahu saya mereka (P2T) sedang melanjutkan proses - proses baik itu identifikasi administrasi, maupun segera melakukan musyawarah soal harga, jadi enggak ada hambatan tergantung dari kecepatan mereka saja. Kalau dari sisi pengadaan tanah, apakah duitnya ada kita enggak tahu dari sana kan," ujarnya kepada wartawan di Balaikota Depok, di Senin (24/09/12).

Nur Mahmudi juga mendorong agar Badan Pertanahan Negara (BPN) secara sungguh – sungguh memperbaiki kinerja dan mendorong program Land Reform. Sesuai amanah UU pengadaan tanah agar masalah pembebasan lahan di Depok yang menimbulkan potensi konflik bisa terselesaikan.

"Ini mengarah kepada land reform, pembebasan lahan yang timbulkan potensi konflik. Latar belakang belum sempurna. Tergantung dari BPN setempat atas konsolidasi yang dilakukan BPN, kami berharap proses - proses penyelesaian pertanahan di Depok, kalau masih ada masalah, harus diselesaikan cepat, memiliki rasa keadilan, agar ada kepastian hukum," tandasnya.

Tol Desari menghubungkan antara Depok dengan Tangerang Selatan. Tol sepanjang 1,5 kilometer itu nantinya dapat dilalui warga Depok yang akan ke Jakarta tanpa harus melalui Jalan Margonda.

Sebanyak 3.213 ruas bidang tanah di delapan kelurahan akan dibebaskan. Delapan kelurahan yang terkena Tol Desari yaitu Kelurahan Pangkalan Jati (436), Gandul (98), Krukut (720), Grogol (402), Rangkapan Jaya Lama (327), Rangkapan Jaya Baru (572), Cipayung (375) dan Cipayung Jaya (278). Totalnya ada 3.213 ruas bidang tanah yang akan dibebaskan.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Banjir...
Pemkot Depok Banjir Kritik, Bongkar Pasang Trotoar Jalan Margonda
Kolaborasi Olahraga...
Kolaborasi Olahraga dengan Industri Kreatif,Gekrafs Depok Gelar Turnamen Sepak Bola untuk Anak
Pemkot Depok Izinkan...
Pemkot Depok Izinkan Warga Ziarah Kubur dengan Penerapan Prokes
Sambangi Kantor PCNU...
Sambangi Kantor PCNU Depok, PDIP Ingin Dapatkan Saran Soal Penangangan Covid-19
Pemkot Depok Pertimbangkan...
Pemkot Depok Pertimbangkan Lakukan Swab Test di Lokasi Keramaian
THR ASN Kota Depok Sudah...
THR ASN Kota Depok Sudah Dicairkan 100%
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
52 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved