Petani Pangalengan: Bebaskan Yana & Momo

Senin, 24 September 2012 - 21:53 WIB
Petani Pangalengan:...
Petani Pangalengan: Bebaskan Yana & Momo
A A A
Sindonews.com - Dalam merayakan Hari Tani yang jatuh pada Senin 24 September 2012 ini disebut juga hari Lebarannya para petani. Namun, di tengah momen 'hari raya' ini nasib para petani justru masih jauh dari kesejahteraan.

Imas (33), petani dari Pangalengan menjadi salah satu dari ribuan petani di Jabar yang kehidupannya jauh dari sejahtera. Ibu dari empat anak ini berusahan menuntut keadilan dengan ikut unjuk rasa terkait Hari Tani di Gedung Sate Bandung.

Imas bergabung dengan ratusan petani, para aktivis, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar).

Tuntutan Imas sebenarnya bukan hanya demi kehidupan pribadinya yang melarat, dia tergerak melakukan aksi demi tetangganya, Momo dan Yana, yang menjadi korban kriminalisasi.

Momo (55) dan Yana (23), ayah dan anak yang diadukan Perusakan lahan dan pos jaga Perusahaan Daerah Agribisnis dan Pertambangan (PDAP). Padahal saat aksi pengrusakan terjadi, Momo dan Yana tidak ada di lokasi.

Namun perusahaan mengadukan Momo dan Yana ke pihak berwajib. Besok, Selasa 25 September, kasus ini disidangkan di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kabupaten Bandung.

"Momo dan Yana adalah pembela masyarakat kecil, harus dibebaskan," kata Imas, di sela aksi unjuk rasa, Senin (24/9/2012).

Imas, janda empat anak yang saat ini sibuk kuli tani kentang, memang tidak tahu pasti pangkal persoalan yang menjerat Momo dan Yana. "Saya tahunya soal sengketa lahan. Besok kasusnya akan disidangkan," ujarnya.

Tetapi Imas mengenal Momo dan Yana sebagai orang-orang yang getol membela hal-hak petani Pangalengan atas tanahnya.

Lewat aksi itu Imas berharap ada keadilan untuk Momo dan Yana. "Kita ke sini (unjuk rasa) jangan mayarakat kecil dibiarkan. Anjen dipilih masyarakat, tong sangeunahna lah (pemimpin dipilih rakyat, jangan seenaknya)," ungkapnya.

Imas merupakan warga Desa Margakawit yang kini disebut Legokpocong, Pangalengan. Sebutan Legokpocong sendiri baru-baru ini disematkan.
(mhd)
Berita Terkait
Jurnalis PersMa UINAM...
Jurnalis PersMa UINAM Diamankan Polisi saat Liputan Hari Tani Nasional
Wamentan Harvick Hasnul...
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi Janji Mundur Jika Kementan Tidak Dapat Menyejahterakan Petani
Aksi Hari Tani Nasional...
Aksi Hari Tani Nasional 2023
Peringatan Hari Tani...
Peringatan Hari Tani Nasional di Sumsel
Aksi Hari Tani Nasional...
Aksi Hari Tani Nasional di DPR: Petani Desak Penyelesaian Konflik Agraria
Serukan Reforma Agraria...
Serukan Reforma Agraria yang Adil, Ratusan Petani dan Buruh Bawa Traktor di Patung Kuda
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
1 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
5 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved