2 rumah terduga teroris tak dipasang garis polisi
Senin, 24 September 2012 - 13:53 WIB
2 rumah terduga teroris tak dipasang garis polisi
A
A
A
Sindonews.com - Pascapenggeledahan Tim Densus anti teror 88 yang dilakukan terduga teroris di dua rumah milik Rudi Kurnia Putra dan adiknya Agung di Jalan Lurik no 10, Ngruki, Desa Cemani Rt 5, Rw 17/ Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), rumah tidak dipasangi police line atau garis polisi. Bahkan polisi tidak melakukan penjagaan di rumah tersebut.
Setelah tim Densus 88 anti teror dan petugas gabungan dari kepolisian melakukan penggeledahan dua rumah terduga teroris, polisi menyita barang bukti arang tiga bungkus, sisa pupuk dan baskom alumunium serta mobil remote control di rumah terduga teroris Rudi dan Agung.
Suasana di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penggeledahan tampak sepi dan tidak ada garis polisi terpasang. Rumah yang kesehariannya dijadikan showroom mobil bekas ini tampak tertutup rapat dan tidak ada aktivitas apapun.
Aktivitas Jalan Lurik Ngruki, tepat di depan rumah dan showroom bekas mobil tampak normal seperti biasa. Warga berlalu lalang melewati depan TKP tersebut. Sesekali, warga melirik dua rumag terduga teroris hanya sekedar ingin tahu.
"Mereka berdua kesehariannya biasa saja, ramah. Enggak seperti teroris yang banyak diomongin. Selama ini enggak ada aktivitas mencurigakan juga," ungkap Sartini, warga sekitar menjelaskan kepada wartawan, Senin (24/9/2012).
Setelah tim Densus 88 anti teror dan petugas gabungan dari kepolisian melakukan penggeledahan dua rumah terduga teroris, polisi menyita barang bukti arang tiga bungkus, sisa pupuk dan baskom alumunium serta mobil remote control di rumah terduga teroris Rudi dan Agung.
Suasana di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penggeledahan tampak sepi dan tidak ada garis polisi terpasang. Rumah yang kesehariannya dijadikan showroom mobil bekas ini tampak tertutup rapat dan tidak ada aktivitas apapun.
Aktivitas Jalan Lurik Ngruki, tepat di depan rumah dan showroom bekas mobil tampak normal seperti biasa. Warga berlalu lalang melewati depan TKP tersebut. Sesekali, warga melirik dua rumag terduga teroris hanya sekedar ingin tahu.
"Mereka berdua kesehariannya biasa saja, ramah. Enggak seperti teroris yang banyak diomongin. Selama ini enggak ada aktivitas mencurigakan juga," ungkap Sartini, warga sekitar menjelaskan kepada wartawan, Senin (24/9/2012).
(azh)