Hari Tani, mahasiswa gelar aksi di Gedung Sate
Senin, 24 September 2012 - 10:42 WIB
Hari Tani, mahasiswa gelar aksi di Gedung Sate
A
A
A
Sindonews.com - Peringati Hari Tani Nasional Puluhan, mahasiswa dari Aliansi Badan Eksekutif Seluruh Indonesia (BEM) Indonesia melakukan aksi di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Dalam aksinya, mereka membawa orang-orangan sawah dan beberapa bakul nasi sebagai simbol dari penderitaan para petani di Indonesia. Selain membawa orang-orangan sawah dan beberapa bakul nasi, mahasiswa juga mengusung poster dan melakukan orasi yang mengkritisi kebijakan Pemerintah Sulilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak berpihak kepada petani.
Koordinator Pusat Aliansi BEM Indonesia M Tandri Arrizasyifaa mengungkapkan, lewat aksi ini aliansi mengingatkan Presiden SBY akan janji-janjinya untuk berpihak kepada petani. Menurutnya salah satu janji SBY adalah akan mensahkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang sektor agraria.
"SBY berjanji sejak 2007 akan mensahkan PP reformasi agraria. Tetapi sampai saat ini tidak disahkan," ungkap Tandri menjelaskan di sela aksi, Senin (24/9/2012).
Dia menyebutkan, inti dari PP agraria adalah adanya pembaharuan agraria di mana akan adanya pembagian tanah jutaan hektare untuk petani.
Lanjutnya, selama ini permasalahan para petani Indonesia adalah terbatasnya akses kepemilikan tanah. Sejak dulu, tanah dikuasai oleh kaum kapitalis.
Aksi yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB itu mendapat pengawalan dari kepolisian. Aksi yang berlangaung tertib itu menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro.
Dalam aksinya, mereka membawa orang-orangan sawah dan beberapa bakul nasi sebagai simbol dari penderitaan para petani di Indonesia. Selain membawa orang-orangan sawah dan beberapa bakul nasi, mahasiswa juga mengusung poster dan melakukan orasi yang mengkritisi kebijakan Pemerintah Sulilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak berpihak kepada petani.
Koordinator Pusat Aliansi BEM Indonesia M Tandri Arrizasyifaa mengungkapkan, lewat aksi ini aliansi mengingatkan Presiden SBY akan janji-janjinya untuk berpihak kepada petani. Menurutnya salah satu janji SBY adalah akan mensahkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang sektor agraria.
"SBY berjanji sejak 2007 akan mensahkan PP reformasi agraria. Tetapi sampai saat ini tidak disahkan," ungkap Tandri menjelaskan di sela aksi, Senin (24/9/2012).
Dia menyebutkan, inti dari PP agraria adalah adanya pembaharuan agraria di mana akan adanya pembagian tanah jutaan hektare untuk petani.
Lanjutnya, selama ini permasalahan para petani Indonesia adalah terbatasnya akses kepemilikan tanah. Sejak dulu, tanah dikuasai oleh kaum kapitalis.
Aksi yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB itu mendapat pengawalan dari kepolisian. Aksi yang berlangaung tertib itu menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro.
(azh)