Wisata Tangkubanparahu akhirnya dibuka kembali
Sabtu, 22 September 2012 - 11:57 WIB
Wisata Tangkubanparahu akhirnya dibuka kembali
A
A
A
Sindonews.com - Taman Wisata Alam (TWA) Tangkubanparahu, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, kembali dibuka. Pembukaan ini ditandai dengan penurunan spanduk peringatan bahaya mendekati Tangkubanparahu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, BPBD KBB, dan PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pengelola TWA Tangkubanparahu.
"Kami menurunkan lima spanduk peringatan, yang menandakan jika objek wisata Tangkubanparahu ini sudah normal dan terbuka kembali untuk umum," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Sigit Ujuwalaprana, Sabtu (22/9/2012).
Sigit mengatakan pembukaan Tangkubanparahu sudah menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah turunnya surat dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang mengatakan status Gunung Tangkubanparahu kembali normal. Karena itu agar tidak membuat wisatawan dan pedagang bingung, maka pihaknya langsung mencopot spanduk-spanduk larangan mendekati Tangkubanparahu yang dipasang dibeberapa titik.
Kendati statusnya sudah Normal, Sigit tetap meminta masyarakat tetap waspada. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait baik dari BPBD KBB maupun Subang harus tetap dilakukan supaya tidak ada informasi yang membingungkan. Jangan percaya informasi yang tidak berdasar dan lebih baik langsung ditanyakan kepada pihak BPBD ataupun petugas di pos pengamatan Gunung Tangkubanparahu.
Direktur Utama PT GRPP Putra Kaban, menyambut gembira kembali dibukanya objek wisata TWA Tangkubanparahu setelah selama tiga minggu ditutup. Ia mengaku mendapatkan surat dari PVMBG terkait kondisi normal Tangkubanparahu pada pukul 23.00 WIB, Jumat 21 September. Karena itu ia langsung melakukan korrdinasi dengan 1.080 pedagang bahwa mereka sudah kembali bisa melakukan aktifitas berdagangnya.
"Pukul enam pagi TWA Tangkubanparahu sudah kembali kami buka. Tapi kami tetap terus melaukukan koordinasi dengan PVMBG untuk memantau terus dan mengetahui kondisi kekinian mengenai Gunung Tangkubanparahu," ucapnya.
"Kami menurunkan lima spanduk peringatan, yang menandakan jika objek wisata Tangkubanparahu ini sudah normal dan terbuka kembali untuk umum," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Sigit Ujuwalaprana, Sabtu (22/9/2012).
Sigit mengatakan pembukaan Tangkubanparahu sudah menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah turunnya surat dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang mengatakan status Gunung Tangkubanparahu kembali normal. Karena itu agar tidak membuat wisatawan dan pedagang bingung, maka pihaknya langsung mencopot spanduk-spanduk larangan mendekati Tangkubanparahu yang dipasang dibeberapa titik.
Kendati statusnya sudah Normal, Sigit tetap meminta masyarakat tetap waspada. Koordinasi dengan pihak-pihak terkait baik dari BPBD KBB maupun Subang harus tetap dilakukan supaya tidak ada informasi yang membingungkan. Jangan percaya informasi yang tidak berdasar dan lebih baik langsung ditanyakan kepada pihak BPBD ataupun petugas di pos pengamatan Gunung Tangkubanparahu.
Direktur Utama PT GRPP Putra Kaban, menyambut gembira kembali dibukanya objek wisata TWA Tangkubanparahu setelah selama tiga minggu ditutup. Ia mengaku mendapatkan surat dari PVMBG terkait kondisi normal Tangkubanparahu pada pukul 23.00 WIB, Jumat 21 September. Karena itu ia langsung melakukan korrdinasi dengan 1.080 pedagang bahwa mereka sudah kembali bisa melakukan aktifitas berdagangnya.
"Pukul enam pagi TWA Tangkubanparahu sudah kembali kami buka. Tapi kami tetap terus melaukukan koordinasi dengan PVMBG untuk memantau terus dan mengetahui kondisi kekinian mengenai Gunung Tangkubanparahu," ucapnya.
(azh)