Masyarakat Jakarta kebal politik uang

Jum'at, 21 September 2012 - 08:23 WIB
Masyarakat Jakarta kebal...
Masyarakat Jakarta kebal politik uang
A A A
Sindonews.com - Kemenangan pasangan Joko Widodo dan Basuki T Purnama (Jokowi-Ahok) dalam hasil quick count (penghitungan cepat) yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei, semakin menunjukkan masyarakat Jakarta yang independen. Masyarakat sudah tidak memandang partai politik (parpol) yang mengusung pasangan.

"Pemilih kita makin independen. Identifikasi politik mereka terhadap Parpol makin rendah. Pemilih kita muncul menjadi dirinya sendiri. Kepercayaan pada parpol makin rendah. Mereka juga mulai makin kebal dari rayuan politik uang," ungkap Ray saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Bahkan, menurut Ray, untuk sikap independen tersebut, masyarakat rela menjadi relawan untuk pasangan yang didukungnya.

"Pemilih dapat melakukan relawan dengan pengertian sesungguhnya. Mereka berkreasi dengan berbagai cara, dan dengan mempergunakan banyak media, tanpa dukungan dana dari para kandidat," ujar Ray.

Lalu, Ray juga mengakui jika masyarakat Jakarta juga semakin rasional. Terbukti dari isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) yang tidak mempan untuk mengubah pilihan masyarakat pada Pilkada putaran kedua.

"Selain makin independen, pemilih kita juga makin rasional. Isu SARA yang marak sepanjang masa kampanye ternyata tidak banyak mempengaruhi pemilih dalam menentukan pilihan mereka. Ini era di mana visi misi dan program mulai dilirik pemilih sebagai dasar untuk menetapkan pilihan," ujarnya.

Di sisi lain, hasil dari putaran kedua ini juga menunjukkan pluralisme yang makin diterima di masyarakat, dan menjadi syarat yang penting untuk ketegakan demokrasi.

"Ada harapan pluralisme makin diterima masyarakat. Kenyataan bahwa isu SARA tidak banyak mempengaruhi pemilih merupakan sinyal penting bahwa penerimaan atas pluralisme makin membesar. Perkembangan ini tentu sangat penting. Penerimaan atas pluralisme merupakan sarat penting bagi tegaknya demokrasi," tandasnya.
(azh)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
8 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
9 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
10 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
11 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
12 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
12 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved