Demokrat lapang dada atas kekalahan Foke
Kamis, 20 September 2012 - 23:47 WIB
Demokrat lapang dada atas kekalahan Foke
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat menerima dan lapang dada dengan kekalahan pasangan andalannya, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) dalam putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
Selanjutnya, Partai Demokrat akan mendukung calon yang terpilih, Joko Widodo-Basuki T Purnama (Jokowi-Ahok) dalam menyukseskan kepemimpinan di Jakarta.
"Siapapun yang terpilih bukan lagi persoalan, itulah pilihan rakyat. Kami harus menerimanya dengan ikhlas, semoga pilihan itu yang terbaik bagi umat," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie di Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Marzuki mengakui pada putaran kedua Pilkada DKI dia banyak membantu Foke-Nara. Sayang, hasil hitungan cepat (quick count) berkata lain, karena ternyata perolehan suara Foke-Nara kalah banyak dibanding Jokowi-Ahok.
"Semua kembali ke rakyat, mudah-mudahan pilihan itu yang terbaik. Rakyat selalu berpikir yang berbeda, manakala pemimpinnya keras, dia merindukan yang lemah lembut. Manakala pemimpinnya jarang turun ke rakyat, dia merindukan yang dekat rakyat. Itulah dinamika keinginan rakyat," ujarnya Ketua DPR ini.
Meski mengaku, sempat kaget Foke-Nara kembali kalah dalam putaran kedua, dia berjanji akan mendukung pasangan Jokowi-Ahok saat memimpin Jakarta lima tahun kedepan.
"Keputusan Allah kadangkala tidak pernah kami duga, tapi khusnuzon kepada Allah itu yang paling baik," ujarnya.
Selanjutnya, Partai Demokrat akan mendukung calon yang terpilih, Joko Widodo-Basuki T Purnama (Jokowi-Ahok) dalam menyukseskan kepemimpinan di Jakarta.
"Siapapun yang terpilih bukan lagi persoalan, itulah pilihan rakyat. Kami harus menerimanya dengan ikhlas, semoga pilihan itu yang terbaik bagi umat," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie di Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Marzuki mengakui pada putaran kedua Pilkada DKI dia banyak membantu Foke-Nara. Sayang, hasil hitungan cepat (quick count) berkata lain, karena ternyata perolehan suara Foke-Nara kalah banyak dibanding Jokowi-Ahok.
"Semua kembali ke rakyat, mudah-mudahan pilihan itu yang terbaik. Rakyat selalu berpikir yang berbeda, manakala pemimpinnya keras, dia merindukan yang lemah lembut. Manakala pemimpinnya jarang turun ke rakyat, dia merindukan yang dekat rakyat. Itulah dinamika keinginan rakyat," ujarnya Ketua DPR ini.
Meski mengaku, sempat kaget Foke-Nara kembali kalah dalam putaran kedua, dia berjanji akan mendukung pasangan Jokowi-Ahok saat memimpin Jakarta lima tahun kedepan.
"Keputusan Allah kadangkala tidak pernah kami duga, tapi khusnuzon kepada Allah itu yang paling baik," ujarnya.
(hyk)