Ical yakin kader Golkar dukung Foke
Kamis, 20 September 2012 - 15:19 WIB
Ical yakin kader Golkar dukung Foke
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mengaku yakin bahwa para simpatisan Partai Golkar setia pada arahan dukungan partai untuk memilih pasangan Fauzi Bowo–Nachrowi Ramli (Foke-Nara) pada pencoblosan putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.
"Saya yakin para simpatisan Partai Golkar taat dan mengikuti arahan partai. Jadi enggak ada yang belot membelot," ujar Ical usai memakai hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) 031 yang bertempat di SDN 02 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).
Ical menegaskan, para kader dan simpatisan Golkar adalah orang yang punya loyalitas dan komitmen. Karena itu, Golkar tak perlu berpikir akan memberikan sanksi kepada kadernya apabila tidak mendukung arahan partai, dalam hal ini ke Foke-Nara.
Terlepas dari itu, Ical menegaskan siapa pun yang menang dan terpilih menjadi Gubernur DKI tentunya harus bisa mengatasi masalah-masalah di Ibu Kota yang kompleks.
Menurut Ical, ada dua masalah pokok yang sering jadi keluhan semua orang di DKI, yakni masalah kemacetan dan masalah banjir.
"Jadi siapa pun yang nantinya ditakdirkan menjadi Gubernur DKI, maka kita berharap dia bisa menjadikan Jakarta tidak macet dan Jakarta tidak banjir," pungkas calon Presiden dari partai pohon beringin ini.
"Tentu ada cara-cara yang bisa dilakukan. Misalnya dengan membenahi moda transportasi. Dengan kultur tanah di Jakarta seperti sekarang, bisa saja dibangun transportasi intermoda, jaringan satu tingkat di atas tanah dan satu tingkat di bawah tanah. Itu bisa menjadi salah satu upaya mengatasi macet," imbuhnya.
"Saya yakin para simpatisan Partai Golkar taat dan mengikuti arahan partai. Jadi enggak ada yang belot membelot," ujar Ical usai memakai hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) 031 yang bertempat di SDN 02 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).
Ical menegaskan, para kader dan simpatisan Golkar adalah orang yang punya loyalitas dan komitmen. Karena itu, Golkar tak perlu berpikir akan memberikan sanksi kepada kadernya apabila tidak mendukung arahan partai, dalam hal ini ke Foke-Nara.
Terlepas dari itu, Ical menegaskan siapa pun yang menang dan terpilih menjadi Gubernur DKI tentunya harus bisa mengatasi masalah-masalah di Ibu Kota yang kompleks.
Menurut Ical, ada dua masalah pokok yang sering jadi keluhan semua orang di DKI, yakni masalah kemacetan dan masalah banjir.
"Jadi siapa pun yang nantinya ditakdirkan menjadi Gubernur DKI, maka kita berharap dia bisa menjadikan Jakarta tidak macet dan Jakarta tidak banjir," pungkas calon Presiden dari partai pohon beringin ini.
"Tentu ada cara-cara yang bisa dilakukan. Misalnya dengan membenahi moda transportasi. Dengan kultur tanah di Jakarta seperti sekarang, bisa saja dibangun transportasi intermoda, jaringan satu tingkat di atas tanah dan satu tingkat di bawah tanah. Itu bisa menjadi salah satu upaya mengatasi macet," imbuhnya.
(mhd)