Gadis Bandung dibawa kabur teman Facebook
Rabu, 19 September 2012 - 15:42 WIB
Gadis Bandung dibawa kabur teman Facebook
A
A
A
Sindonews.com - Sopiah (19), seorang gadis asal Kampung Cigagak, RT 7/14, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, menghilang diduga dibawa kabur oleh teman Facebooknya Rian alias Toto (20).
Dugaan sementara, Sopiah dibawa lari oleh Rian yang dikenalnya, melalui jejaring sosial Facebook karena kisah asmara diantara keduanya tidak disetujui oleh orangtua Sopiah.
Kapolsekta Panyileukan Kompol RN Mulyadi mengatakan, kejadian tersebut baru diketahui pihak kepolisian setelah orangtua Sopiah, yakni Asep Sutardi (57), melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Panyileukan pada 13 September 2012.
"Mereka memang berkenalan lewat Facebook. Ada kemungkinan mereka memang pacaran. Motifnya diduga hubungan mereka tidak disetujui orangtua Sopiah," jelasnya kepada wartawan, di Bandung, Rabu (19/9/2012).
Mulyadi menuturkan, awal mula hilangnya Sopiah dari rumah, bermula pada 13 September lalu. Saat itu, sekitar pukul 22.00 WIB, tanpa sebab rumah orangtua Sopiah dilempari oleh orang tidak dikenal. Keadaan yang mendadak itu, membuat seisi rumah termasuk Sopiah kalang kabut, hingga menyelamatkan diri keluar rumah.
"Usai kejadian, keluarga Sopiah melapor pada kami perihal perusakan rumah. Ternyata, disaat itu juga Sopiah menghilang dari rumahnya," terangnya.
Sebenarnya, pihak keluarga sempat mencari keberadaan Sopiah ketetangga hingga rumah kerabatnya. Namun pencarian itu tidak membuahkan hasil. "Setelah lima hari ditunggu, pada Selasa 18 September 2012, ternyata Sopiah masih belum pulang. Dan akhirnya pihak keluarga membuat laporan pada kami mengenai hilangnya Sopiah," tuturnya.
Pihaknya menduga, disaat perusakan rumah, Sopiah dibawa lari oleh terduga pelaku yang tak lain adalah kekasihnya Rian. Kini pihaknya tengah memburu dan mencari keberadaan Rian dan Sopiah. "Kami sudah menemukan titik terang. Dan diduga mereka berdua sudah berada diluar Bandung," tukasnya.
Dugaan sementara, Sopiah dibawa lari oleh Rian yang dikenalnya, melalui jejaring sosial Facebook karena kisah asmara diantara keduanya tidak disetujui oleh orangtua Sopiah.
Kapolsekta Panyileukan Kompol RN Mulyadi mengatakan, kejadian tersebut baru diketahui pihak kepolisian setelah orangtua Sopiah, yakni Asep Sutardi (57), melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Panyileukan pada 13 September 2012.
"Mereka memang berkenalan lewat Facebook. Ada kemungkinan mereka memang pacaran. Motifnya diduga hubungan mereka tidak disetujui orangtua Sopiah," jelasnya kepada wartawan, di Bandung, Rabu (19/9/2012).
Mulyadi menuturkan, awal mula hilangnya Sopiah dari rumah, bermula pada 13 September lalu. Saat itu, sekitar pukul 22.00 WIB, tanpa sebab rumah orangtua Sopiah dilempari oleh orang tidak dikenal. Keadaan yang mendadak itu, membuat seisi rumah termasuk Sopiah kalang kabut, hingga menyelamatkan diri keluar rumah.
"Usai kejadian, keluarga Sopiah melapor pada kami perihal perusakan rumah. Ternyata, disaat itu juga Sopiah menghilang dari rumahnya," terangnya.
Sebenarnya, pihak keluarga sempat mencari keberadaan Sopiah ketetangga hingga rumah kerabatnya. Namun pencarian itu tidak membuahkan hasil. "Setelah lima hari ditunggu, pada Selasa 18 September 2012, ternyata Sopiah masih belum pulang. Dan akhirnya pihak keluarga membuat laporan pada kami mengenai hilangnya Sopiah," tuturnya.
Pihaknya menduga, disaat perusakan rumah, Sopiah dibawa lari oleh terduga pelaku yang tak lain adalah kekasihnya Rian. Kini pihaknya tengah memburu dan mencari keberadaan Rian dan Sopiah. "Kami sudah menemukan titik terang. Dan diduga mereka berdua sudah berada diluar Bandung," tukasnya.
(san)