Lagi, Pasar Turi ludes terbakar api
Senin, 17 September 2012 - 03:18 WIB
Lagi, Pasar Turi ludes terbakar api
A
A
A
Sindonews.com - Nasib naas kembali menimpa Pasar Turi Surabaya, Jawa Timur. Pasar yang baru saja dibangun ulang setelah mengalami kebakaran pada November 2010 lalu, terbakar lagi.
Berdasarkan pantauan Sindonews, api berkobar pada Minggu 16 September 2012 malam, sekitar puku 21.30 WIB. Kobaran api terus melalap bangunan yang saat ini masih menjadi sengketa para pedagang lama ini.
Kobaran api makin membesar dan dikhawatirkan merembet ke permukiman warga di sekitar Pasar Turi. Hingga berita ini dibuat, petugas pemadam kebakaran nampak terus berusaha memadamkan api. Kobaran api nampak membara di lantai dasar, lantai dua, hingga ke lantai 4.
Mobil kebarakan juga terlihat kesulitan masuk ke lokasi kebakaran lantaran banyak pedagang yang berdatangan dan ingin menyelamatkan barang di dalam kios.
Menurut Kepada Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Chandra Oratmangun, semua mobil kebakaran yang ada di Surabaya dikerahkan untuk menjinakkan api yang terus membumbung tinggi ini.
"Karena angin cukup kencang, tidak mudah menjinakkan kobaran api. Semua mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke Pasar Turi agar kobaran api bisa segera dikendalikan," terang Chandra
Berdasarkan pantauan Sindonews, api berkobar pada Minggu 16 September 2012 malam, sekitar puku 21.30 WIB. Kobaran api terus melalap bangunan yang saat ini masih menjadi sengketa para pedagang lama ini.
Kobaran api makin membesar dan dikhawatirkan merembet ke permukiman warga di sekitar Pasar Turi. Hingga berita ini dibuat, petugas pemadam kebakaran nampak terus berusaha memadamkan api. Kobaran api nampak membara di lantai dasar, lantai dua, hingga ke lantai 4.
Mobil kebarakan juga terlihat kesulitan masuk ke lokasi kebakaran lantaran banyak pedagang yang berdatangan dan ingin menyelamatkan barang di dalam kios.
Menurut Kepada Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Chandra Oratmangun, semua mobil kebakaran yang ada di Surabaya dikerahkan untuk menjinakkan api yang terus membumbung tinggi ini.
"Karena angin cukup kencang, tidak mudah menjinakkan kobaran api. Semua mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke Pasar Turi agar kobaran api bisa segera dikendalikan," terang Chandra
(san)