Pembunuh Jajang ditangkap di Tangerang
Senin, 17 September 2012 - 02:09 WIB
Pembunuh Jajang ditangkap di Tangerang
A
A
A
Sindonews.com - Unit Reskrim Polsekta Regol berhasil meringkus tiga tersangka pengeroyokan terhadap Jajang Supriyatna (20) yang terjadi di Terminal Kebon Kalapa pada 28 Agustus 2012 lalu.
Kanit Reskrim Polsekta Regol AKP Sunarya Ishack mengatakan, ketiga tersangka yakni IS (40), AM alias Obet (29), dan TS alias Tedi Jerman (43) diringkus di tempat persembunyiannya masing-masing. Pengungkapan kasus ini berawal dari tertangkapnya IS beberapa jam setelah tewasnya Jajang.
Dari pengembangan polisi mendapatkan nama AM, TS, dan AL yang kini masih buron. "Kami sempat mengejar AM dan TS sampai ke Sumedang. Ternyata keduanya kabur kembali ke Bandung, dan akhirnya kami mendapatkan keduanya di Soekarno-Hatta Tangerang," jelasnya kepada wartawan, Minggu (16/9/2012).
Selain mengamankan ketiganya, polisi juga berhasil menadapatkan sebilah golok yang disembunykan pelaku di samping pertikoan yang tidak jauh dari Pos Polisi ITC Kebon Kalapa. Ditanya mengenai modus tersangka mengeroyok Jajang hingga tewas. Sunarya menerangkan, pengeroyokan dilatarbelakangi oleh perebutan wilayah kekuasaan.
"Jadi awal mulanya Jajang dan korban selamat Endang (20) memalak sopir angkot di wilayah milik tersangka," tuturnya.
Baik korban dan pelaku yang dipengaruhi minuman keras, akhirnya terjadi cekcok diantara kedua belah pihak. Karena terdesak Jajang langsung mengeluarkan golok miliknya. Namun, pelaku yang sudah berpengalaman ini langsung menangkis dan membalikan golok hingga menusuk ke rusuk Jajang.
"Endang berhasil kabur, sedangkan Jajang meninggal karena kehabisan darah," bebernya.
Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 338, 170, dan 351 KUHPidana tentang pembunuhan atau penganiayaan dengan ancaman diatas 10 tahun penjara.
Sebelumnya, Jajang tewas usai dikeroyok oleh para pelaku dengan luka tusuk di bagian rusuk kirinya di Terminal Kebon Kelapa, Selasa 28 Agustus 2012 sekitar pukul 18.45 WIB. Selain Jajang, Endang Ashari (20) juga menjadi korban pengeroyokan namun selamat dan hanya mengalami luka.
Kanit Reskrim Polsekta Regol AKP Sunarya Ishack mengatakan, ketiga tersangka yakni IS (40), AM alias Obet (29), dan TS alias Tedi Jerman (43) diringkus di tempat persembunyiannya masing-masing. Pengungkapan kasus ini berawal dari tertangkapnya IS beberapa jam setelah tewasnya Jajang.
Dari pengembangan polisi mendapatkan nama AM, TS, dan AL yang kini masih buron. "Kami sempat mengejar AM dan TS sampai ke Sumedang. Ternyata keduanya kabur kembali ke Bandung, dan akhirnya kami mendapatkan keduanya di Soekarno-Hatta Tangerang," jelasnya kepada wartawan, Minggu (16/9/2012).
Selain mengamankan ketiganya, polisi juga berhasil menadapatkan sebilah golok yang disembunykan pelaku di samping pertikoan yang tidak jauh dari Pos Polisi ITC Kebon Kalapa. Ditanya mengenai modus tersangka mengeroyok Jajang hingga tewas. Sunarya menerangkan, pengeroyokan dilatarbelakangi oleh perebutan wilayah kekuasaan.
"Jadi awal mulanya Jajang dan korban selamat Endang (20) memalak sopir angkot di wilayah milik tersangka," tuturnya.
Baik korban dan pelaku yang dipengaruhi minuman keras, akhirnya terjadi cekcok diantara kedua belah pihak. Karena terdesak Jajang langsung mengeluarkan golok miliknya. Namun, pelaku yang sudah berpengalaman ini langsung menangkis dan membalikan golok hingga menusuk ke rusuk Jajang.
"Endang berhasil kabur, sedangkan Jajang meninggal karena kehabisan darah," bebernya.
Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 338, 170, dan 351 KUHPidana tentang pembunuhan atau penganiayaan dengan ancaman diatas 10 tahun penjara.
Sebelumnya, Jajang tewas usai dikeroyok oleh para pelaku dengan luka tusuk di bagian rusuk kirinya di Terminal Kebon Kelapa, Selasa 28 Agustus 2012 sekitar pukul 18.45 WIB. Selain Jajang, Endang Ashari (20) juga menjadi korban pengeroyokan namun selamat dan hanya mengalami luka.
(san)