Warga Jakarta di Depok siap nyoblos
Minggu, 16 September 2012 - 12:55 WIB
Warga Jakarta di Depok siap nyoblos
A
A
A
Sindonews.com - Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua nanti membuat sejumlah warga Jakarta yang bermukim di luar daerah antusias. Sejumlah warga Depok, Jawa Barat yang masih memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta pun bersiap hijrah untuk menyambangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 20 September 2012 mendatang.
Anisa salah seorang warga Cinere Residence Blok C3/4 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok, mengaku akan datang ke Jakarta pada 20 September 2012 nanti untuk ikut mencoblos. Pasalnya, dirinya masih memegang KTP DKI Jakarta, dan belum memiliki KTP Depok.
"Saya sebelumnya tinggal di Cipete, jadi masih punya KTP Jakarta. Saya belum bikin KTP Depok, masih KTP Jakarta dulu saja. Waktu yang putaran pertama saya juga nyoblos kok di Jakarta," katanya saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Minggu (16/9/2012).
Sebelumnya, Komunitas #JKT-Ivote juga mengajak seluruh warga Jakarta, khususnya kaum muda untuk memberikan hak suaranya di TPS 20 September 2012 mendatang. Apalagi, pada putaran pertama lalu ada sekira 37 persen warga Jakarta yang tidak berpartisipasi.
"Dengan hanya datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) selama lima menit, sudah bisa menentukan arah Jakarta kedepan," kata Andrew, Koordinator #JKT-Ivote.
Dalam aksinya, #JKT-Ivote membawa spanduk yang isinya ajakan agar seluruh warga Jakarta datang ke TPS dan memberikan hak pilihnya 20 September 2012 mendatang. Nampak juga spanduk dengan isi 'Jika ingin perubahan, jangan golput', dan 'Gue aja nyoblos, masa lo enggak'.
Anisa salah seorang warga Cinere Residence Blok C3/4 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok, mengaku akan datang ke Jakarta pada 20 September 2012 nanti untuk ikut mencoblos. Pasalnya, dirinya masih memegang KTP DKI Jakarta, dan belum memiliki KTP Depok.
"Saya sebelumnya tinggal di Cipete, jadi masih punya KTP Jakarta. Saya belum bikin KTP Depok, masih KTP Jakarta dulu saja. Waktu yang putaran pertama saya juga nyoblos kok di Jakarta," katanya saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Minggu (16/9/2012).
Sebelumnya, Komunitas #JKT-Ivote juga mengajak seluruh warga Jakarta, khususnya kaum muda untuk memberikan hak suaranya di TPS 20 September 2012 mendatang. Apalagi, pada putaran pertama lalu ada sekira 37 persen warga Jakarta yang tidak berpartisipasi.
"Dengan hanya datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) selama lima menit, sudah bisa menentukan arah Jakarta kedepan," kata Andrew, Koordinator #JKT-Ivote.
Dalam aksinya, #JKT-Ivote membawa spanduk yang isinya ajakan agar seluruh warga Jakarta datang ke TPS dan memberikan hak pilihnya 20 September 2012 mendatang. Nampak juga spanduk dengan isi 'Jika ingin perubahan, jangan golput', dan 'Gue aja nyoblos, masa lo enggak'.
(lil)