Survei INES, Jokowi-Ahok masih unggul
Jum'at, 14 September 2012 - 11:14 WIB
Survei INES, Jokowi-Ahok masih unggul
A
A
A
Sindonews.com - Meski tak didukung oleh partai koalisi manapun, ternyata pasangan calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih unggul berdasarkan hasil penelitian Indonesia Network Elections Survey (INES).
Dalam survei tersebut, Jokowi-Ahok berhasil memperoleh suara 72,48 persen, mengalahkan pasangan Fazui Bowo-Nachrowi Ramli (Nara) yang hanya meraup angka 27,52 persen.
Direktur Eksekutif Indonesia Network Elections Survey (INES) Sutisna Tri Sasono mengatakan, survei itu dilakukan sejak 28 Agustus hingga 9 September lalu, menjelang Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta putaran ke dua.
Survei dilakukan oleh 10.000 responden penduduk di lima wilayah DKI Jakarta, dengan berbagai latar belakang Masyarakat DKI Jakarta termasuk warga asli Betawi. INES berhasil menganalisa 9.720 sampel. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling.
"Hasilnya, para responden yang disurvei mayoritas memilih pasangan Jokowi-Basuki," kata Sutisna Tri Sasono di Jakarta, Jumat (14/9/2012).
Sampel berasal dari 82 Kelurahan dari seluruh Provinsi DKI Jakarta yang terdistribusi secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Dengan jumlah sampel sebanyak 10.000 ini, maka toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 98 persen.
"Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 48 persen. Dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check)," jelasnya.
Dari temuan survei ini, lanjut dia, juga bisa dikatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan di DKI Jakarta semakin menurun. "Masyarakat sudah tidak percaya dengan kepemimpinan saat ini," tandasnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo Karjodihardjo, yang juga Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki, merespon baik hasil survei yang dilakukan INES. "Dengan hasil survei ini, mewujudkan Jakarta baru, hanya tinggal selangkah lagi," kata Budi dalam pesan singkatnya.
Budi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga Jakarta yang mengharapkan figur baru dalam memimpin Jakarta lima tahun ke depan.
"Warga Jakarta, ternyata juga sudah cerdas memilih, tidak terpecah belah dengan isu-isu provokasi yang terjadi. Terima kasih para responden, kepada warga Betawi yang telah jujur dalam menentukan pilihannya," ujarnya.
Dalam survei tersebut, Jokowi-Ahok berhasil memperoleh suara 72,48 persen, mengalahkan pasangan Fazui Bowo-Nachrowi Ramli (Nara) yang hanya meraup angka 27,52 persen.
Direktur Eksekutif Indonesia Network Elections Survey (INES) Sutisna Tri Sasono mengatakan, survei itu dilakukan sejak 28 Agustus hingga 9 September lalu, menjelang Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta putaran ke dua.
Survei dilakukan oleh 10.000 responden penduduk di lima wilayah DKI Jakarta, dengan berbagai latar belakang Masyarakat DKI Jakarta termasuk warga asli Betawi. INES berhasil menganalisa 9.720 sampel. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling.
"Hasilnya, para responden yang disurvei mayoritas memilih pasangan Jokowi-Basuki," kata Sutisna Tri Sasono di Jakarta, Jumat (14/9/2012).
Sampel berasal dari 82 Kelurahan dari seluruh Provinsi DKI Jakarta yang terdistribusi secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Dengan jumlah sampel sebanyak 10.000 ini, maka toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 98 persen.
"Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 48 persen. Dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check)," jelasnya.
Dari temuan survei ini, lanjut dia, juga bisa dikatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan di DKI Jakarta semakin menurun. "Masyarakat sudah tidak percaya dengan kepemimpinan saat ini," tandasnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo Karjodihardjo, yang juga Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki, merespon baik hasil survei yang dilakukan INES. "Dengan hasil survei ini, mewujudkan Jakarta baru, hanya tinggal selangkah lagi," kata Budi dalam pesan singkatnya.
Budi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga Jakarta yang mengharapkan figur baru dalam memimpin Jakarta lima tahun ke depan.
"Warga Jakarta, ternyata juga sudah cerdas memilih, tidak terpecah belah dengan isu-isu provokasi yang terjadi. Terima kasih para responden, kepada warga Betawi yang telah jujur dalam menentukan pilihannya," ujarnya.
(lns)