Waspadai pencurian ternak di Pamekasan

Jum'at, 14 September 2012 - 02:03 WIB
Waspadai pencurian ternak...
Waspadai pencurian ternak di Pamekasan
A A A
Sindonews.com – Jajaran Polres Pamekasan mengingatkan warganya untuk waspada terhadap kasus pencurian ternak yang kembaali marak. Sejauh ini, Polres Pamekasan mencatat ada tiga kawasan yang rawan pencurian hewan ternak.

Ketiga kawasan yang sering terjadi kasus pencurian ternak, yakni Kecamatan Kadur, Larangan dan Galis. Untuk hewan ternak yang sering hilang, sebagian besar adalah sapi.

Kapolres Pamekasan, AKBP Nanang Chadarusman, menyatakan, akhir-akhir ini memang banyak laporan dari warga soal maraknya kejadian pencurian, khususnya untuk hewan ternak jenis sapi. Guna mengantisipasi kasus tersebut, pihaknya telah menginstruksi kepada Polsek terdekat agar meningkatkan patroli.

“Semua kawasan memang berpotensi terjadi aksi pencurian, tapi untuk tiga kawasan tersebut mendapat perhatian khusus karena sering terjadi laporan pencurian hewan ternak,” ujarnya, Kamis 13 September 2012.

Nanang menjelaskan, selain diminta agar tiap Polsek setempat giat melakukan patroli. Pihaknya juga akan menerjunkan petugas khusus guna memantau situasi keamanan di wilayah tersebut setiap saat.

Dia menambahkan, patroli juga diminta untuk dilakukan di daerah perbatasan antara Kabupaten Pamekasan dan Sumenep. Menurutnya, kawasan tersebut bisa dijadikan tempat keluar masuk barang curian, apalagi kondisi sekitar jauh dari pantauan petugas kepolisian.

“Untuk kawasan perbatasan, akses penerangannya kurang sehingga membuka peluang bagi pencuri untuk melakukan aksi,” tegasnya.

Kapolres juga meminta warga untuk tidak hanya berharap dari kepolisian, sebaliknya lebih pro aktif untuk menjaga keamanan, semisal dengan kembali menghidupkan Siskamling sebagai ikut serta dalam mengamankan lingkungannya masing-masing.

“Kalau masyarakat terlibat aktif, paling tidak bisa membantu aparat kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu warga Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Syaiful, menyatakan, kasus pencurian sapi di kawasannya terbilang cukup marak.

Itu hampir terjadi tiap dua minggu sekali, dengan lokasi atau korban yang berpindah-pindah, dari desa atau dusun yang satu ke yang lain.

“Yang jadi sasaran biasanya sapi, dan itu sering terjadi beberapa bulan terakhir ini,” ucapnya
(ysw)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
6 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved