Terganggu suara musik hajatan, tetangga diparang

Kamis, 13 September 2012 - 02:39 WIB
Terganggu suara musik...
Terganggu suara musik hajatan, tetangga diparang
A A A
Sindonews.com - Gara-gara terganggu alunan musik saat tetangga menggelar hajatan pernikahan, Mat Dodi (40), Warga Simogunung Kramat X, Surabaya mengamuk. Dodi membabat parang ke tetangganya yang bernama Muhammad ketika menghalangi aksinya itu.

Akibatnya, Muhammad menerita luka bacok di bagian tangan dan harus dilarikan ke rumah sakit, untuk dilakukan perawatan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika Jihasim sedang menggelar acara hajatan untuk pernikahan anaknya. Untuk menghibur tamu, Jihasim menyewa sound system dengan memutar musik dangdut.

Rupaya, suara musik dari Sound System ini mengganggu Mat Dodi yang sedang berada di dalam rumahnya. Karena merasa terganggu, Mat Dodi mendatangi tempat operator musik dan mengecilkan sendiri suara musik tersebut lalu balik ke rumahnya lagi.

Karena suara kecil itulah, operator kemudian menambah volume Sound System kembali. Karena, tidak merasa mengecilkan suara tersebut. Rupanya, aksi ini membuat marah Dodi yang sedang berada di rumah. Hingga mengambil sebelah parang untuk menyatroni operator musik itu.

"Pemicunya karena terganggu dengan suara musik hingga akhirnya terjadi percekcokkan," kata Kapolsek Sawahan Kompol Aris Yudha Legawa di Mapolsek Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/9/2012).

Menurutnya, Muhammad terkena sabetan parang milik Mat Dodi lantaran yang bersangkutan ini menghalang-halangi ketika hendak mencari Jihasim. Karena dihalang-halangi itulah, amarahnya kian memuncak dan menyabetkan parang yang dibawanya.

"Mat Dodi kita tangkap dan akan (di) jerat dengan pasal penganiayaan," kata Aris.

Di hadapan petugas, Mat Dodi mengakui perbuatannya itu lantaran jengkel.
Menurutnya, Jihasim saat menggelar hajatan dengan memutar musik tidak peduli dengan salah satu tetangganya yang sedang sakit. Karena, saat itu sudah larut malam.

Dia merasa kasihan dengan tetangganya itu yang mengeluh berisik, karena alunan musik.

"Aku mendatangi operatornya, dan aku kecilkan volumenya berkali-kali. Tidak terima Jihasim menantang saya berkelahi dan saya pulang mengambil pedang," kilah Dodi.
(mhd)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
3 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
4 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
7 jam yang lalu
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved