Ditinggal jualan, rumah hangus terbakar
Rabu, 12 September 2012 - 21:52 WIB
Ditinggal jualan, rumah hangus terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Ditinggal berjualan nasi, sebuah rumah milik warga di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) ludes dilalap si jago merah. Warga berusaha memadamkan api yang melululantakan di rumah milik harmoko (44) di Dusun Gunungan, Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim).
meski coba dipadamkan dengan alat seadanya, api terus melalap isi rumah. Angin kencang membuat warga kesulitan memadamkan api. Dalam hitungan waktu, isi rumah penjual nasi ini tak bisa diselamatkan.
Menurut saksi mata, Abu Amar mengatakan titik api diduga berasal dari dapur rumah yang kosong ditinggal pemiliknya berjualan nasi di Pasar Nguling, tak jauh dengan rumahnya. Api terus menjalar ke atas rumah hingga atap genting ludes dilalap api.
"Api kakaynya dari korsleting listrik. Susah sekali memadamkan api ini. Anginnya sangat kencang," ujar Abu menjelaskan kepada wartawan, RAbu (12/9/2012).
Warga juga kesulitan untuk menjinakan api karena jarak antara sumur dengan titik kebakaran lumayan jauh. Setelah sekira satu jam, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan datang ke lokasi. Api pun berhasil dipadamkan, akan tetapi, hampir seluruh bangunan sudah ludes terbakar. Total kerugian diperkirakan Rp150 juta lebih.
meski coba dipadamkan dengan alat seadanya, api terus melalap isi rumah. Angin kencang membuat warga kesulitan memadamkan api. Dalam hitungan waktu, isi rumah penjual nasi ini tak bisa diselamatkan.
Menurut saksi mata, Abu Amar mengatakan titik api diduga berasal dari dapur rumah yang kosong ditinggal pemiliknya berjualan nasi di Pasar Nguling, tak jauh dengan rumahnya. Api terus menjalar ke atas rumah hingga atap genting ludes dilalap api.
"Api kakaynya dari korsleting listrik. Susah sekali memadamkan api ini. Anginnya sangat kencang," ujar Abu menjelaskan kepada wartawan, RAbu (12/9/2012).
Warga juga kesulitan untuk menjinakan api karena jarak antara sumur dengan titik kebakaran lumayan jauh. Setelah sekira satu jam, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Pasuruan datang ke lokasi. Api pun berhasil dipadamkan, akan tetapi, hampir seluruh bangunan sudah ludes terbakar. Total kerugian diperkirakan Rp150 juta lebih.
(azh)