Bawaslu-KPU akan libatkan KPK bahas money politic

Rabu, 12 September 2012 - 16:08 WIB
Bawaslu-KPU akan libatkan...
Bawaslu-KPU akan libatkan KPK bahas money politic
A A A
Sindonews.com - Dewan Kode Etik Penyelenggara Pemilu (DKPP) mengusulkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar segera melakukan pertemuan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait money politik dalam penyelenggaraan Pemilu.

"Saya minta Bawaslu dan KPU akan bekerjasama dengan KPK terkait maraknya money politik pelaksanaan pemilihan umum," kata Ketua DKPP Jimly Assidiqi saat tampil sebagai pembicara dalam seminar menuju pembangunan politik yang demokratis di Masamba, Sulawesi Selatan (Sulsel) Rabu (12/9/2012).

Dikatakan, untuk menuju politik demokratis pada bangsa yang paling flural yang berjumlah 283 bahasa maka tidak ada pilihan lain adalah demokrasi. Hanya saja, penomena penegakan hukum yang belum berpihak pada keadilan.

"Kalau mbo Minah masuk penjara dengan buah cokelat tetapi koruptor triliunan rupiah bebas berkeliaran," katanya.

Kesenjangan pun tidak terelakkan disebabkan hukum hanya instrumen elit sebagai alat untuk kekuasaan. "Ras boleh berbeda tetapi hukum didasarkan kesamaan yang tertuang dalam Undang-Undang," paparnya.

Diakuinya, motto hukum adalah panglima di negeri ini sudah bergeser ke politik dan ekonomi yang berkuasa. Terkait keterlibatan pegawai negeri sipil (PNS) diakuinya sebagai virus demokrasi yang sulit di basmi tanpa adanya perbaikan sistim. Hanya saja, manta ketua Mahkamah Kostutisi (MK) ini mengaku untuk melakukan perubahan sistim akan menimbulkan kontraversi.

"Budaya di negeri ini lebih senang dengan yang datar dibandingkan dengan yang kontraversi," pungkasnya.
(azh)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 menit yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
1 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
3 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
11 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
11 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved