MUI Jabar siapkan fatwa haram terorisme

Rabu, 12 September 2012 - 15:46 WIB
MUI Jabar siapkan fatwa...
MUI Jabar siapkan fatwa haram terorisme
A A A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi meluasnya aksi terorisme di Tanah Air, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat (Jabar) tengah menyiapkan usulan fatwa haram untuk terorisme. Usulan akan diajukan kepada MUI pusat untuk menghasilkan fatwa haram bagi terorisme.

Ketua Komisi Fatwa MUI Jabar Salim Umar mengatakan pembahasan pembuatan fatwa akan dilakukan lewat proses rapat pengurus MUI Jabar. Kata dia, Ketua MUI Jabar juga masuk ke dalam kepengurusan MUI pusat, nantinya akan mengajukan usulan fatwa haram untuk terorisme ke MUI pusat.

"Minimal kita akan kirim surat ke pusat karena ini (fatwa) sifatnya nasional," jelas Salim, kepada wartawan di kantornya, Jalan Martadinata, Bandung, Rabu (12/9/2012).

Menurutnya, pemikiran fatwa haram bagi terorisme baru muncul di MUI Jabar. Namun usulan ini masih wacana belum sampai konsep. Alasan MUI Jabar akan mengusung usulan fatwa haram bagi terorisme juga tergantung situasi dan kondisi. "Kalau mendesak kita keluarkan," katanya.

Selama ini pihaknya juga sudah berusaha menjelaskan bahwa tidak ada kaitan antara terorisme dan jihad. Menurutnya, jihad tidak membawa ketakutan, tapi ketenangan dan keberanian. Jihad juga terjadi pada situasi perang dan damai dan tidak selalu mengangkat senjata.

"Dengan keadaan ini kita menuju ke arah itu, keluarkan fatwa," ujarnya.

Selain itu, fatwa tersebut diperlukan jika masyarakat betul-betul ingin tahu bahwa terorisme itu bertentangan dengan agama. Lanjutnya, agama menegaskan terorisme tidak bisa dibenarkan. Dalam terorisme ada upaya membunuh orang tak bersalah, bunuh diri, membuat masyarakat takut dan resah.

Kata dia, semua dampak yang ditimbulkan terorisme jelas bertentangan dengan agama. "Jadi tidak ada satu pun yang benar. Kita hargai keberanian mereka, cuma keberaniannya yang salah," katanya.

Meski begitu, fatwa haram bagi terorisme menurutnya akan efektif dalam mencegah terorisme. "Ya saya pikir efektif, meski fatwa MUI biasa menimbulkan pro kontra," katanya.
(azh)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved