3.000 warga OI masih buta aksara

Rabu, 12 September 2012 - 14:45 WIB
3.000 warga OI masih...
3.000 warga OI masih buta aksara
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) OI mencatat hingga akhir 2011 ada sebanyak 3.000 jiwa masyarakat yang tersebar di 16 kecamatan dalam Kabupaten OI termasuk ke dalam kategori buta aksara. Masyarakat yang tidak bisa baca tulis tersebut berada di usia produktif antara 15 tahun hingga 45 tahun.

Sayangnya di 2012 ini, Disdik OI belum memiliki terobosan jitu untuk menurunkan kuantitas buta aksara tersebut, kendati pemerintah sudah mengimplementasikan program pendidikan gratis di Bumi Caram Seguguk, Sumsel.

Kepala Disdik OI, Sidharta melalui Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Masyarakat dan Kesetaraan (PMK), Disdik OI, Dewi Yanuar saat dikonfirmasi diruang kerjanya kemarin menerangkan, kendati masyarakat yang dikategorikan ke dalam buta aksara di Bumi Caram Seguguk saat ini terbilang tinggi, namun pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menurunkan angka buta aksara tersebut.

“Tahun ini memang tidak ada program yang dijalankan untuk menurunkan kuantitas buta aksara. Karena ditahun ini kami lebih memfokuskan diri melakukan pendataan jumlah buta aksara. Mudah-mudahan validasi data terbaru jumlah buta aksara di OI dapat diketahui akhir tahun ini. Buta aksara itu bukan saja tidak bisa baca tulis, melainkan tidak bisa baca tulis al-quran,” tutur Dewi.

Menurut dia, sebanyak 3000 jiwa yang menderita buta aksara yang tersebar di 16 kecamatan dalam Kabupaten OI itu merupakan data akhir yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) OI. Namun pihaknya tidak begitu mengetahui daerah atau kecamatan mana saja yang memiliki angka buta aksara tinggi.

Dia menuturkan adapun penyebab dari tingginya buta aksara tersebut lantaran rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti program yang dijalankan Disdik dalam upaya menurunkan buta aksara serta rentang kendali jauh.

“Biasanya masyarakat yang sudah berusia enggan untuk mengikuti kegiatan belajar baca tulis. Mereka justru lebih memilih bekerja ketimbang mengikuti kegiatan yang dijalankan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM). Inilah kendala yang biasa dihadapi dilapangan,” jelasnya.

Di 2013 mendatang, lanjut dia, pihaknya berencana akan menjalankan beberapa program dalam upaya memberantas buta aksara. Di antaranya melakukan pendekatan persuasif dan tatap muka langsung kepada masyarakat.

Selain itu pula, pihaknya juga menyelenggarakan program belajar paket dengan pengenalan keaksaraan dasar serta langsung jemput bola ke penderita buta aksara melalui tutor yang ada.

“Semua program itu dapat dilaksanakan setelah validasi data buta aksara telah terakumulasi. Kami juga mengharapkan motivasi pihak keluarga untuk mengajak salah satu keluarganya mengikuti program pengenalan keaksaraan dasar ini,” ucapnya.

Sementara itu, anggota DPRD OI, Yeni KH Makmun menyatakan sebenarnya permasalahan buta aksara ini bukan saja tanggungjawab Disdik saja, melainkan juga menjadi tanggungjawab bersama.

"Memang yang utama dalam pemberantasan buta aksara itu adalah kesadaran diri masyarakat itu sendiri. Kesadaran diri sendiri itu diluar dari permasalahan lain seperti rentang kendali yang jauh, maupun tingkat perekonomian masyarakat yang masih terbilang rendah," kata politikus PBR OI ini.

Dia berharap ke depan pihak pemerintah dapat lebih memfokuskan diri untuk mengurangi serta menekankan angka buta aksara di OI, sesuai dengan program yang dijalankan Disdik OI.
(azh)
Berita Terkait
Dari Kanreapia, Rumah...
Dari Kanreapia, Rumah Koran Andil Entaskan Buta Aksara Petani
123 Siswa Penabur Jakarta...
123 Siswa Penabur Jakarta Berbagi Ilmu untuk Warga Buta Aksara di Banyuwangi
Berantas Buta Aksara...
Berantas Buta Aksara di Ende, Orang Muda Ganjar Gelar Safari Buta Aksara
6 Provinsi Jadi Fokus...
6 Provinsi Jadi Fokus Pemberantasan Buta Aksara
Lomba Membuat Website...
Lomba Membuat Website dengan Aksara Lontara Siap Digelar
Sepatu Pintar dengan...
Sepatu Pintar dengan Sensor Ultrasonik Khusus Tunanetra
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
21 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
30 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved