Warga panik, kobaran api sambar kabel listrik
Selasa, 11 September 2012 - 23:22 WIB
Warga panik, kobaran api sambar kabel listrik
A
A
A
Sindonews.com - Kepanikan melanda warga Kampung Sabu Kelurahan Kefa Tengah, Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur NTT sekira pukul 21.30 WITA malam tadi. Begitu melihat kobaran api yang menyambar kabel listrik dari rumah warga Bibi Hebe (50), warga lari potang panting, padamkan api agar tidak merambat.
Nekson Tatengkeng, Ketua RT 10/RW 03, Kampung sabu, Kelurahan Kefamenanu Tengah, menuturkan, dirinya kaget mendengar bunyi letupan seperti bunyi petasan, taktaunya kalau api sedang menyambar kabel listrik.
”Kami sementara makan, begitu dengar kami lari keluar semua, ternyata api sudah sambar kabel listrik, akhirnya kami bantu selaamatkan barang dalam rumah itu,” ungkap Nekson menjelaskan, Selasa (11/9/2012)
Sementara pengakuan Bibi Hebe (50) warga RT 10/RW 03 Kampung Sabu, Kefa Tengah sang pemilik rumah menjelaskan, awalnya ia membakar kotoran yang sudah menumpuk didalam selokan, tak tau kalau api merambat pada daun pisang kering lalu merambat hingga kabel listrik yang rendah jaraknya.
“Begitu balik belakang mau masuk rumah api sudah tinggi, karena panik saya ketok tiang listrik pake batu, semua warga lari datang bantu padamkan api.”papar Bibi Hebe.
Kepala Rayon PLN Kefamenanu, Anang Taufiqi, saat dihubungi via handpone selulernya selasa (11/09) malam mengatakan, sambungan kabel menuju rumah warga itu sudah diputuskan.
”Ya penyebabnya warga bakar kotoran, tapi petugas sudah putuskan untuk sementara saat kejadian kebakaran itu, agar tidak merambat,” Katanya.
Pantauan wartawan di lokasi, tak ada korban jiwa maupun harta benda, namun lantaran masih trauma, Bibi Hebe (50) pemilik rumah asal Makassar ini, memilih menginap sementara di rumah kerabat malam ini.
Nekson Tatengkeng, Ketua RT 10/RW 03, Kampung sabu, Kelurahan Kefamenanu Tengah, menuturkan, dirinya kaget mendengar bunyi letupan seperti bunyi petasan, taktaunya kalau api sedang menyambar kabel listrik.
”Kami sementara makan, begitu dengar kami lari keluar semua, ternyata api sudah sambar kabel listrik, akhirnya kami bantu selaamatkan barang dalam rumah itu,” ungkap Nekson menjelaskan, Selasa (11/9/2012)
Sementara pengakuan Bibi Hebe (50) warga RT 10/RW 03 Kampung Sabu, Kefa Tengah sang pemilik rumah menjelaskan, awalnya ia membakar kotoran yang sudah menumpuk didalam selokan, tak tau kalau api merambat pada daun pisang kering lalu merambat hingga kabel listrik yang rendah jaraknya.
“Begitu balik belakang mau masuk rumah api sudah tinggi, karena panik saya ketok tiang listrik pake batu, semua warga lari datang bantu padamkan api.”papar Bibi Hebe.
Kepala Rayon PLN Kefamenanu, Anang Taufiqi, saat dihubungi via handpone selulernya selasa (11/09) malam mengatakan, sambungan kabel menuju rumah warga itu sudah diputuskan.
”Ya penyebabnya warga bakar kotoran, tapi petugas sudah putuskan untuk sementara saat kejadian kebakaran itu, agar tidak merambat,” Katanya.
Pantauan wartawan di lokasi, tak ada korban jiwa maupun harta benda, namun lantaran masih trauma, Bibi Hebe (50) pemilik rumah asal Makassar ini, memilih menginap sementara di rumah kerabat malam ini.
(azh)