Ratusan sawah terancam gagal panen

Selasa, 11 September 2012 - 21:03 WIB
Ratusan sawah terancam...
Ratusan sawah terancam gagal panen
A A A
Sindonews.com - Ratusan hektare sawah di Bulukumba terancam gagal panen tahun ini. Pasalnya, tanaman padi petani tidak mendapatkan air karena musim kemarau yang melanda di 10 Kecamatan di daerah ini.

Wilayah yang mengalami kekeringan berada di Kelurahan Ballasaraja (Bulukumpa), Kecamatan Ujung Loe, dan Desa Bialo (Gantarang). Sedangkan, jumlah luas sawah diperkirakan bakal mencapai ratusan hektare.

“Di lokasi ini jumlah sawah ada sekitar 400 hektar dan 300 hektare di antaranya sama sekali tidak mendapatkan lagi air karena kemarau yang melanda di Bulukumba,” ungkap warga Ballasaraja, Ilham, kepada SINDO, Selasa (11/9/2012).

Menurut Ilham, pasokan air yang berasal dari Tanete sudah tidak mampu lagi mengairi sekitar 400 hektar sawah karena terbatasnya volume air.

“Saya berharap Pemkab memberikan perhatian. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, tanpa ada penanganan karena merugikan warga petani sawah,” tandasnya.

Sementara warga Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Nurdin mengungkapkan, bahwa kekeringan juga di Bialo dan terancam gagal panen. Luas sawah mencapai 200 hektare tidak lagi mendapatkan pasokan air dari irigasi setempat.

“Air sungai Bialo yang selama ini diharapkan bisa mengalir ke sawah, tidak mampu lagi,” ungkapnya.

Hal sama terjadi disejumlah Desa di Kecamatan Ujung Loe. Selain sawah yang mengalami kekeringan, lahan tambah milik warga juga telah mengalami kekeringan.

“Tambak kami mulai mengering karena kurangya air tawar yang bisa digunakan. Sebab, kemarau panjang ini sedang melanda,” keluh Ahmad.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Bulukumba Harun mengemukakan, pihaknya menyarankan agar warga segera melakukan pompanisasi dalam rangkah mengatasi kekeringan di sawah. “Kalau tidak mau terjadi kekeringan, maka warga harus mengantisipasi dengan melakukan pompanisasi,” saranya.

Meski demikian, mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bulukumba ini mengharapkan kepada petani untuk mempelajari dan menetapkan jadwal musim tanam yang cocok dengan mengikuti musim.

"Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi petani supaya dalam menanam lebih mengikuti musim tanam, bukan sebaliknya. Jangan musim kemarau sudah masih bersawah, maka jelas padi mereka kena dampak kekeringan,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bulukumba Andi Zulkarnaen mengungkapkan, pihaknya meminta kepada Dinas Pertanian segera mencarikan solusinya. Menurut dia, karena jika dibiarkan tanpa memberikan bantuan, maka yang dirugikan adalah warga.

“Pemkab harus berusaha bagaimana bisa membantu warga karena ini tanggungjawabnya. Pemerintah tidak bisa lepas tangan dengan kekeringan. Meski sebenarnya ini sudah menjadi ketentuan alam. Namun, harus ada solusi dari persoalan,” ujar dia.
(azh)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
27 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
53 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved