Ini fakta Puskesmas DKI setara rumah sakit di Singapura
Selasa, 11 September 2012 - 12:18 WIB
Ini fakta Puskesmas DKI setara rumah sakit di Singapura
A
A
A
Sindonews.com - Klaim Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Jakarta selayak rumah sakit di Singapura sepertinya patut dipertanyakan. Faktanya, Puskesmas Kelurahan Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, tak sesuai dengan pernyataan Fauzi.
Kondisi Puskesmas Munjul ternyata berbanding terbalik dengan kualitas rumah sakit di Singapura. Hal ini dibenarkan salah seorang staf Puskesmas Munjul yang bernama Nur.
Dalam keluhannya, Nur mengungkapkan kondisi bangunan tempat bekerjanya yang banyak mengalami kerusakan. Seperti toilet yang tak bisa digunakan, pintu yang rusak, plafon dan cat dinding yang mengelupas.
"Masih sama, belum ada yang berubah. Sampai sekarang belum ada rehab," ujarnya kepada Okezone, Selasa (11/9/2012).
Pihak Puskesmas memang sudah melakukan pembicaraan terkait rencana perbaikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang didirikan sejak 1989 tersebut. Namun Nur tak tahu pasti kapan bangunan Puskesmas itu akan diperbaiki.
"Katanya sih masih nego waktu, tapi belum tahu kapan," tuturnya.
Sebelumnya, dalam acara Lebaran Betawi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin 10 September 2012 kemarin, gubernur yang dikenal dengan sapaan Foke itu mengklaim dirinya telah berhasil dalam mempimpin Jakarta.
Keberhasilan itu dapat dilihat dari indikator tingkat kemiskinan di Jakarta yang paling rendah dibandingkan daerah-daerah lainnya.
“Yang menjadi perhatian saya adalah orang miskin di Jakarta, sekarang jumlah orang miskin di Indonesia ini paling sedikit di Jakarta. Artinya enggak bener kalau di bilang di Jakarta itu yang kaya tambah kaya, yang msikin tambah miskin," kata Foke.
Kemudian, DKI juga menjadi Provinsi nomor satu dalam memberikan pendidikan bagi warganya. "Dan soal kesehatan, kalau ente pergi ke Singapura, pelayanan kesehatannya sama kaya Puskesmas di sini," klaim Foke.
Kondisi Puskesmas Munjul ternyata berbanding terbalik dengan kualitas rumah sakit di Singapura. Hal ini dibenarkan salah seorang staf Puskesmas Munjul yang bernama Nur.
Dalam keluhannya, Nur mengungkapkan kondisi bangunan tempat bekerjanya yang banyak mengalami kerusakan. Seperti toilet yang tak bisa digunakan, pintu yang rusak, plafon dan cat dinding yang mengelupas.
"Masih sama, belum ada yang berubah. Sampai sekarang belum ada rehab," ujarnya kepada Okezone, Selasa (11/9/2012).
Pihak Puskesmas memang sudah melakukan pembicaraan terkait rencana perbaikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang didirikan sejak 1989 tersebut. Namun Nur tak tahu pasti kapan bangunan Puskesmas itu akan diperbaiki.
"Katanya sih masih nego waktu, tapi belum tahu kapan," tuturnya.
Sebelumnya, dalam acara Lebaran Betawi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin 10 September 2012 kemarin, gubernur yang dikenal dengan sapaan Foke itu mengklaim dirinya telah berhasil dalam mempimpin Jakarta.
Keberhasilan itu dapat dilihat dari indikator tingkat kemiskinan di Jakarta yang paling rendah dibandingkan daerah-daerah lainnya.
“Yang menjadi perhatian saya adalah orang miskin di Jakarta, sekarang jumlah orang miskin di Indonesia ini paling sedikit di Jakarta. Artinya enggak bener kalau di bilang di Jakarta itu yang kaya tambah kaya, yang msikin tambah miskin," kata Foke.
Kemudian, DKI juga menjadi Provinsi nomor satu dalam memberikan pendidikan bagi warganya. "Dan soal kesehatan, kalau ente pergi ke Singapura, pelayanan kesehatannya sama kaya Puskesmas di sini," klaim Foke.
(hyk)