Polisi tewas diberondong tembakan di Papua
Senin, 10 September 2012 - 18:07 WIB
Polisi tewas diberondong tembakan di Papua
A
A
A
Sindonews.com - Seorang anggota Polres Tolikara, Bripda Jefry Runtuboy (23) tewas setelah dihujani tembakan oleh orang tak dikenal di Desa Milinery Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara, Papua. Jefry tewas dengan 13 luka tembak di sekujur tubuhnya.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada siang tadi. Bripda Jefry Runtuboy bersama dengan rekannya Bripda Faisal Asri sedang melaksanakan pengamanan pengaspalan Jalan Lintas Wamena-Puncak Jaya Desa Milinery, Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara, Papua.
Tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal mendekati korban dari arah Pertamina (sisi bagian bawah tempat kejadian). Sekelompok orang tersebut kemudian memberondong Jefry dengan tembakan.
"Diduga orang tak dikenal itu penduduk sekitar. Mereka mendekat melalui jalan bawah arah Pertamina," ungkap rekan korban Bribda Faisal Asri menjelaskan, Senin (10/9/2012).
Jefry pun langsung tersungkur ke tanah. Melihat korban sudah tak berdaya, sekelompok bersejata tersebut kemudian mendekati korban dan kembali melepaskan 4 kali tembakan. Belum puas dengan aksinya, para pelaku juga merampas senjata SS-1 milik korban dan menodongkan senjata ke arah saksi mata di lokasi kejadian.
"Setelah menodongkan senjata, para pelaku pun melarikan diri ke arah Distrik Gea," ujar Faisal.
Anggota Polres Tolikara dan Brimob pun datang ke tempat kejadian dan melakukan penyisiran. Korban dibawa ke Rumah Sakit Kabupaten Tolikara untuk menjalani visum.
Hasilnya, korban tewas dengan 13 lubang tembakan di tubuhnya. Korban tertembak di bagian kepala di bawah mata kiri, di bagian dada lima lubang, di bagian leher belakang satu lubang, bagian punggung lima lubang, lengan kanan 1 lubang.
Dari olah TKP di lapangan, polisi menemukan barang bukti yakni satu buah magasin pistol 9 mm, tiga butir Mu kaliber 9 mm, satu slongsong pistol kal 9 mm, dua butir proyektil kaliber 9 mm. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada siang tadi. Bripda Jefry Runtuboy bersama dengan rekannya Bripda Faisal Asri sedang melaksanakan pengamanan pengaspalan Jalan Lintas Wamena-Puncak Jaya Desa Milinery, Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara, Papua.
Tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal mendekati korban dari arah Pertamina (sisi bagian bawah tempat kejadian). Sekelompok orang tersebut kemudian memberondong Jefry dengan tembakan.
"Diduga orang tak dikenal itu penduduk sekitar. Mereka mendekat melalui jalan bawah arah Pertamina," ungkap rekan korban Bribda Faisal Asri menjelaskan, Senin (10/9/2012).
Jefry pun langsung tersungkur ke tanah. Melihat korban sudah tak berdaya, sekelompok bersejata tersebut kemudian mendekati korban dan kembali melepaskan 4 kali tembakan. Belum puas dengan aksinya, para pelaku juga merampas senjata SS-1 milik korban dan menodongkan senjata ke arah saksi mata di lokasi kejadian.
"Setelah menodongkan senjata, para pelaku pun melarikan diri ke arah Distrik Gea," ujar Faisal.
Anggota Polres Tolikara dan Brimob pun datang ke tempat kejadian dan melakukan penyisiran. Korban dibawa ke Rumah Sakit Kabupaten Tolikara untuk menjalani visum.
Hasilnya, korban tewas dengan 13 lubang tembakan di tubuhnya. Korban tertembak di bagian kepala di bawah mata kiri, di bagian dada lima lubang, di bagian leher belakang satu lubang, bagian punggung lima lubang, lengan kanan 1 lubang.
Dari olah TKP di lapangan, polisi menemukan barang bukti yakni satu buah magasin pistol 9 mm, tiga butir Mu kaliber 9 mm, satu slongsong pistol kal 9 mm, dua butir proyektil kaliber 9 mm. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengejaran.
(hyk)