Ahli waris rebut lahan serobotan Pemda DKI

Senin, 10 September 2012 - 13:14 WIB
Ahli waris rebut lahan...
Ahli waris rebut lahan serobotan Pemda DKI
A A A
Sindonews.com - Sejumlah warga yang mengaku ahli waris Siman bin Buntun melakukan aksi pembongkaran pagar pembatas tanah seluas 20.020 m2 di Jalan Raya Kiwi, PKP Gang Darussalam RT01/08, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Mereka melakukan hal tersebut lantaran tanah yang selama ini sudah digunakan untuk sekolah dan beberapa pusat fasilitas pendidikan diduga diserobot oleh pihak Pemda DKI Jakarta sejak tahun 2006 silam.

Dengan palu dan sejumlah alat mereka membongkar pagar dan menyegel sekolah hingga kegiatan belajar mengajar dihentikan.

Salah satu Ahli waris dari Siman bin Buntun, Nali bin Siman mengaku penyerobotan tanah oleh aparat pemerintah sudah berlangsung sejak tahun 2005, saat itu dia dijanjikan akan mendapat ganti rugi atas tanah yang digunakan untuk membangun sekolah dan sejumlah fasilitas tersebut.

"Waktu mau dibangun kami ahli waris sempat menolak dan melarang, namun mereka berjanji akan mengganti rugi tanah kami yang akan dibangun tersebut," ujar Nalih di lokasi, Senin (10/9/2012).

Saat ini lahan yang sekarang sudah berdiri sekolah MTs dan SMEA Pondok Karya Pembangunan (PKP) dikembalikan kepada mereka selaku pemilik sah sesuai dengan Girik C no 119 Persil 24 Blok D II.

"Saya tidak berharap pemda membayar ganti rugi lahan milik kami. Yang penting tanah kami dikembalikan," paparnya.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Humas Yayasan PKP Ndang Supriyatna mengatakan pihaknya hanya sebagai pengelola atas luas tanah milik pemda yang terletak di PKP tersebut.

"Ada 12 hektare luas tanah yang dimiliki pemda DKI Jakarta sejak tahun 1977 dan yang diklaim ahli waris seluas kira-kira 2 hektare," jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya menyerahkan permasalahan tersebut ke pemda DKI, dan mengatakan jika sejak 2006 sudah terjadi lima kali kasus serupa dengan keinginan warga yang menuntut dikembalikannya lahan di atas tanah PKP. "Pemda yang mengerti permasalahan ini. Kami hanya mengelola saja," tandasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Tolak Pengukuran Lahan,...
Tolak Pengukuran Lahan, Emak-Emak Terlibat adu Mulut dengan TNI
Oknum Pejabat BPN Wajo...
Oknum Pejabat BPN Wajo Dimutasi Diduga Terkait Pembebasan Lahan Bendungan
Ketua MPR Desak Kementerian...
Ketua MPR Desak Kementerian ATR Selesaikan Konflik Agraria di Deliserdang
Kajari Warning Mafia...
Kajari Warning Mafia Tanah, saat Proses Pembebasan Lahan Bendungan Jenelata
Anggaran Pembebasan...
Anggaran Pembebasan Lahan Bendungan Jenelata pada Tahap Pertama Rp218 Miliar
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Maros Capai 98 Persen
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved