2013, Yogyakarta butuh anggaran Jamkes Rp35 M

Minggu, 09 September 2012 - 18:52 WIB
2013, Yogyakarta butuh...
2013, Yogyakarta butuh anggaran Jamkes Rp35 M
A A A
Sindonews.com - Pemerintah kota (Pemkot) Yogyakarta pada tahun 2013 membutuhkan anggaran Rp35 miliar untuk program jaminan kesehatan (Jamkes) dasar bagi warga setempat. Anggaran ini meningkat 75 persen jika dibandingkan dengan anggaran tahun 2012, yakni 20 miliar atau naik Rp15 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Yogyakarta Tuty Setyawati mengatakan, dengan anggaran tersebut nantinya semua warga Yogyakarta akan mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, termasuk ranap inap kelas III di rumah sakit provider atau yang telah bekerjasama dengan pemkot.

"Dari seluruh warga Yogyakarta, saat ini masih tercatat ada 16.474 jiwa yang belum memiliki jamkes, baik jamkesmas, jamkesos dan jamkesda,” kata Tuty, Minggu (9/9/2012).

Menurut Tuty, untuk warga yang sekarang belum tercover dalam Jamkes, Pemkot memiliki program universall coverage. Yakni dengan system subsidi premi Rp7500 per jiwa yang berasal dari APBD.

Sehingga dengan program ini semua warga Yogyakarta untuk pelayanan kesehatan dasar ditanggung oleh pemkot.

"Total anggaran untuk program ini adalah 16.474 jiwa kali 7500 atau sekitar Rp123,5 juta," paparnya.

Namun begitu, untuk ketentuannya tetap sama, selain hanya untuk pelayanan kesehatan dasar, yang gratis, untuk ranap inap, juga berlaku untuk kelas III di rumah sakit provider.

Apalagi yang belum memiliki jamkes tersebut merupakan masyarakat dari golongan menengah ke atas.

Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta Sujanarko mengatakan, sangat mendukung program tersebut. Sebagai implementasinya, saat ini legislatif dan eksekutif akan memprioritaskan anggaran tersebut dalam APBD 2013. Dan diharapkan setelah APBD 2013 disahkan program ini segera dapat dilaksanakan.

Warga Parakan Lor, Mergangsan, Suprihatin (50) mengaku, sangat senang dengan adanya program layanan kesehatan dasar tersebut. Namun yang menjadi permasalahan, yaitu masalah sosialisasi.

Sebab untuk program-program maupun kebijakan pemkot selama ini kurang tersosialisasi, sehingga warga sering ketinggalan informasi terhadap program-program itu.

"Untuk itu, kami mengharapkan pemkot segera mensosialisasi masalah tersebut kepada warga. Apalagi bagi warga sekarang memang membutuhkan pelayanan kesehatan dasar," harapnya.
(mhd)
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
50 menit yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
10 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved