Presiden tak serius tuntaskan kasus Munir
Sabtu, 08 September 2012 - 18:49 WIB
Presiden tak serius tuntaskan kasus Munir
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai tidak serius dalam menuntaskan kasus pembunuhan terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir. Padahal, kasus tersebut telah berjalan selama empat tahun, dan SBY telah membentuk tim pencari fakta (TPF) untuk menuntaskannya.
Peneliti senior Centre for Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi mengatakan, hingga saat ini presiden tidak berani mengambil resiko dalam menuntaskan kasus pembunuhan Munir. Pasalnya, hingga kini Presiden SBY tidak pernah memerintahkan aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus itu.
"Presiden harusnya berani mengambil resiko untuk memerintahkan polisi segera mengungkap kasus ini. tapi ternyata tidak," katanya kepada wartawan di Yogyakarta, Sabtu (8/9/2012).
menurutnya, perlu ada kekuatan dari masyarakat yang lebih besar untuk mendorong pemerintah dan penegak hukum menuntaskan kasus tersebut.
"Perlu ada kekuatan dari masyarakat, atau opini publik. Sehingga ini menjadi isu, dan tekanan bagi pemerintah untuk segera mengungkapnya," tandasnya.
Peneliti senior Centre for Strategic and International Studies (CSIS) J Kristiadi mengatakan, hingga saat ini presiden tidak berani mengambil resiko dalam menuntaskan kasus pembunuhan Munir. Pasalnya, hingga kini Presiden SBY tidak pernah memerintahkan aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus itu.
"Presiden harusnya berani mengambil resiko untuk memerintahkan polisi segera mengungkap kasus ini. tapi ternyata tidak," katanya kepada wartawan di Yogyakarta, Sabtu (8/9/2012).
menurutnya, perlu ada kekuatan dari masyarakat yang lebih besar untuk mendorong pemerintah dan penegak hukum menuntaskan kasus tersebut.
"Perlu ada kekuatan dari masyarakat, atau opini publik. Sehingga ini menjadi isu, dan tekanan bagi pemerintah untuk segera mengungkapnya," tandasnya.
(lil)