Rebutan lahan ngamen, Deli tewas dikeroyok
Sabtu, 08 September 2012 - 02:05 WIB
Rebutan lahan ngamen, Deli tewas dikeroyok
A
A
A
Sindonews.com – Diduga dipicu dari rebutan lahan mengamen, seorang pengamen yang biasa mangkal di perempatan lapangan Tegalega tewas setelah dikeroyok pengamen lainnya, Kamis 6 September 2012 sekira pukul 23.00 WIB.
Korban bernama Deli Kristiawan (24) tewas dengan luka dibagian kepala kiri, mulut dan kuping yang mengeluarkan darah karena dikeroyok pengamen lainnya.
Kapolsekta Astana Anyar AKP Irfan Nugraha menjelaskan, kejadian bermula saat Deli bersama dua temannya AP dan DN alias Neo tengah mengamen di lampu merah Jalan BKR.
“Lalu ada yang bernama AN menanyakan kepada DN siapa orang yang bersamanya. DN menjawab tidak tahu, penasaran DN langsung mendatangi Deli,” jelasnya kepada wartawan, Jumat 7 September 2012 sore.
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba AP memukul AN dengan gitar hingga melukai pelipis mata kiri. AN yang tidak terima lalu mengadukan hal tersebut kepada teman-temannya.
Akhirnya, AN dan bersama temannya langsung mendatangi lokasi pemukulan dan menemukan Deli masih ada. Karena tak menemukan orang yang dicari, Akhirnya Deli menjadi sasaran amukan AN bersama beberapa temannya.
Dalam tempo kurang dari 24 jam, Polsekta Bandung berhasil mengamankan 12 orang. "Kami belum bisa menetapkan tersangka, dan masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.
Selain mengamankan 12 orang, pihaknya mengamankan tiga bekas adukan semen, dua pasang sandal jepit, dan topi merk Rock Shock yang diduga milik para pelaku.
Korban bernama Deli Kristiawan (24) tewas dengan luka dibagian kepala kiri, mulut dan kuping yang mengeluarkan darah karena dikeroyok pengamen lainnya.
Kapolsekta Astana Anyar AKP Irfan Nugraha menjelaskan, kejadian bermula saat Deli bersama dua temannya AP dan DN alias Neo tengah mengamen di lampu merah Jalan BKR.
“Lalu ada yang bernama AN menanyakan kepada DN siapa orang yang bersamanya. DN menjawab tidak tahu, penasaran DN langsung mendatangi Deli,” jelasnya kepada wartawan, Jumat 7 September 2012 sore.
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba AP memukul AN dengan gitar hingga melukai pelipis mata kiri. AN yang tidak terima lalu mengadukan hal tersebut kepada teman-temannya.
Akhirnya, AN dan bersama temannya langsung mendatangi lokasi pemukulan dan menemukan Deli masih ada. Karena tak menemukan orang yang dicari, Akhirnya Deli menjadi sasaran amukan AN bersama beberapa temannya.
Dalam tempo kurang dari 24 jam, Polsekta Bandung berhasil mengamankan 12 orang. "Kami belum bisa menetapkan tersangka, dan masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.
Selain mengamankan 12 orang, pihaknya mengamankan tiga bekas adukan semen, dua pasang sandal jepit, dan topi merk Rock Shock yang diduga milik para pelaku.
(ysw)