Kerap ditabrak, seragam petugas kebersihan diganti
Jum'at, 07 September 2012 - 12:04 WIB
Kerap ditabrak, seragam petugas kebersihan diganti
A
A
A
Sindonews.com - Seragam petugas kebersihan di Kota Bandung rencananya akan diganti. Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Kota Bandung berencana merubah seragam petugas penyapu jalanan yang kini jumlahnya mencapai 700 orang.
Dirut PD Kebersihan Kota Bandung Cece H Iskandar mengungkapkan, rencana tersebut dicanangkan menyusul seringnya pengemudi menabrak petugas, terutama pada malam hari.
Seperti kejadian yang menimpa petugas bernama Dadang Sumpena (35) yang tertabrak mobil Toyota Avanza D 123 LY di Jalan Supratman , Selasa 4 September. Dadang mengalami patah kaki dan tulang bahu juga darah dari telinga karena benturan dengan aspal.
"Dari kejadian kemarin kita evaluasi, salah satunya adalah seragam. Kemungkinan kita akan rubah seragam atau kita akan tambah rompi khusus," ujarnya, Jumat (7/9/2012).
Diharapkan dengan pergantian tersbut, tingkat keamanan bagi petugas bisa lebih terjamin, terlebih untuk mengindar dari resiko kecelakaan.
Menurutnya, selain Dadang, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya. Meski tidak sering, dalam satu tahun, ada sekitar dua atau tiga orang yang tertabrak dan terserempet kendaraan.
"Jam kerja petugas penyapu jalan itu dibagi ke dalam tiga shift. Shift pertama yaitu pukul 5 pagi hingga 11 siang, shift dua mulai pukul 12 siang hingga 5 sore dan shift malam mulai dari jam 5 sore sampai dini hari," paparnya.
Saat ini jumlah petugas kebersihan mencapai 700 orang. Hampir sebagian besarnya merupakan karyawan PD Kebersihan. Hanya sekitar 40-50 orang saja yang statusnya masih tenaga harian.
"Semuanya memang sudah diasuransikan, baik yang karyawan maupun yang harian. Tapi tenaga harian ke depannya akan diangkat menjadi karyawan sebagaimana aturan yang ada," katanya.
Dirut PD Kebersihan Kota Bandung Cece H Iskandar mengungkapkan, rencana tersebut dicanangkan menyusul seringnya pengemudi menabrak petugas, terutama pada malam hari.
Seperti kejadian yang menimpa petugas bernama Dadang Sumpena (35) yang tertabrak mobil Toyota Avanza D 123 LY di Jalan Supratman , Selasa 4 September. Dadang mengalami patah kaki dan tulang bahu juga darah dari telinga karena benturan dengan aspal.
"Dari kejadian kemarin kita evaluasi, salah satunya adalah seragam. Kemungkinan kita akan rubah seragam atau kita akan tambah rompi khusus," ujarnya, Jumat (7/9/2012).
Diharapkan dengan pergantian tersbut, tingkat keamanan bagi petugas bisa lebih terjamin, terlebih untuk mengindar dari resiko kecelakaan.
Menurutnya, selain Dadang, kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya. Meski tidak sering, dalam satu tahun, ada sekitar dua atau tiga orang yang tertabrak dan terserempet kendaraan.
"Jam kerja petugas penyapu jalan itu dibagi ke dalam tiga shift. Shift pertama yaitu pukul 5 pagi hingga 11 siang, shift dua mulai pukul 12 siang hingga 5 sore dan shift malam mulai dari jam 5 sore sampai dini hari," paparnya.
Saat ini jumlah petugas kebersihan mencapai 700 orang. Hampir sebagian besarnya merupakan karyawan PD Kebersihan. Hanya sekitar 40-50 orang saja yang statusnya masih tenaga harian.
"Semuanya memang sudah diasuransikan, baik yang karyawan maupun yang harian. Tapi tenaga harian ke depannya akan diangkat menjadi karyawan sebagaimana aturan yang ada," katanya.
(azh)