Lagi, anak gizi buruk ditemukan di Bantaeng

Jum'at, 07 September 2012 - 08:35 WIB
Lagi, anak gizi buruk...
Lagi, anak gizi buruk ditemukan di Bantaeng
A A A
Sindonews.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng kembali menemukan pasien penderita gizi buruk yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Anwar Makkatutu Bantaeng.

”Pasien itu bernama Nurbaety yang berusia 7 tahun. Walaupun telah berusia 7 tahun, namun Nurbaety hanya memiliki berat badan 10 kilogram (kg),” kata Ketua Komisi I DPRD BantaengAnas Hasan yang memimpin inspeksi mendadak (sidak) di RSUD milik Pemkab Bantaeng, Kamis 6 September 2012.

Warga asal Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Bantaeng ini, dirawat di bangsal anak. Menurut ibu Nurbaety, Rohani,anaknya sudah berada di RSUD ini selama 12 hari.

”Anak saya divonis gizi buruk oleh pihak rumah sakit,” kata Rohani.

Sementara itu seorang bayi asal Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bisappu, Kabupaten Bantaeng Musdalifa yang berusia 10 bulan dengan berat badan 6 kg, juga sempat dirawat di RSUD Bantaeng.Namun keluarganya meminta pulang lebih dulu pada Rabu 5 Septeber lalu.

Menurut orang tua Musdalifa, Asma yang ditemui di kediamannya, pihaknya meminta pulang dengan alasan bahwa keluarga mengira putrinya itu sudah sehat.

”Dokter sudah melepas infus di tangan anak saya,”kata Asma. Menurut dokter gizi RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng dr Nur Ainun Rani, Nurbaety dan Musdalifa memang sudah divonis malnutrisi atau gizi buruk.

Pasalnya, untuk Nurbaety yang berusia 7 tahun, idealnya memiliki berat badan 22 kg, namun saat ini Nurbaety hanya memiliki berat 10 kg. Sementara Musdalifa, idealnya memiliki berat badan 8,5 kg, namun beratnya kini hanya 6 kg.

“Selama sebulan ini, kami menangani enam orang anak penderita gizi buruk. Dua di antaranya merupakan warga Kabupaten Jeneponto. Salah satunya meninggal (Rezky),” jelas Ainun.

Selama di RSUD, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan gizi anak-anak yang divonis gizi buruk. Sehingga kebutuhan gizi anak-anak tersebut tercukupi. Ketua Komisi I DPRD Bantaeng Anas Hasan mengatakan, dengan adanya kasus yang menyerang warga miskin tersebut, harusnya Pemkab Bantaeng lebih serius menangani masalah kesejahteraan rakyat.
(azh)
Berita Terkait
Derita Gizi Buruk Sejak...
Derita Gizi Buruk Sejak Umur 5 Bulan, BB Iqbal Kini Hanya 12 Kg di Umur 19 Tahun
Sempat Menolak Anaknya...
Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA
Wabah Gizi Buruk Ancam...
Wabah Gizi Buruk Ancam Anak-anak Yaman
Intervensi Remaja Menuju...
Intervensi Remaja Menuju 'Zero New Stunting'
Balita di Sidimpuan...
Balita di Sidimpuan Ini Alami Kekurangan Gizi, Ke mana Wali Kota?
Setiap Hari Makan Ubi...
Setiap Hari Makan Ubi dan Pisang, Balita Idap Gizi Buruk di Sikka
Berita Terkini
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
15 menit yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
11 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved