Aktivitas tremor 2 kali, Tangkubanparahu masih waspada

Jum'at, 07 September 2012 - 08:17 WIB
Aktivitas tremor 2 kali,...
Aktivitas tremor 2 kali, Tangkubanparahu masih waspada
A A A
Sindonews.com - Aktivitas tremor atau gejolak dapur magma Gunung Tangkubanparahu terekam dua kali. High frekuensi dengan amplitudo mencapai 20 mm dan low frekuensi dengan amplitudo lebih kecil.

Berdasarkan pantauan di Pos Pengamatan Gunung Api Tangkubanparahu, aktivitas tremor terekam dalam seismograf selama tujuh jam pada Rabu 5 September pukul 22.30 WIB hingga dini hari.

“Sehari sebelumnya aktivitas landai, kemarin malam sempat terekam dua kali tremor,” ujar Kasubbid Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Wilayah Barat Hendra Gunawan, Kamis 6 September 2012.

Aktivitas ini memang tidak memengaruhi atau berdampak pada status, karena aktivitas itu biasa terjadi seperti sebelum-sebelumnya. Begitu pun munculnya tremor di malam hari dinilai sebagai sesuatu yang normal karena tremor bisa muncul dan terekam kapan saja. Selain tremor juga sempat terdeteksi kegempaan kecil diikuti kepulan asap.

“Terekam aktivitas kegempaan yang mengeluarkan embusan asap sebanyak 20 kali,” katanya.

Menurut dia, aktivitas tremor di Gunung Tangkubanparahu masih lebih aktif dari aktivitas kegempaan. Untuk sebaran gas CO terbilang cukup stabil yaitu 1,5 ppm sehingga belum ada peningkatan kewaspadaan dan masih dalam radius 1,5 km. Hingga saat ini, tidak ada perubahan status waspada Gunung Tangkubanparahu, sehingga masyarakat tidak perlu panik. Untuk mendapatkan visualisasi langsung, PVMBG bekerja sama dengan BPBD Jabar dan KBB akan memasang satu unit CCTV di Kawah Ratu.

Hal ini agar petugas pengamat dan satgas tidak perlu mendekati pusat Kawah Ratu untuk melihat aktivitas kawah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Maman Sulaiman mengatakan,rencana pemasangan tenda untuk posko informasi dan koordinasi batal dilakukan. Jika tenda atau posko berdiri dikhawatirkan menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami ingin meredam opini yang tidak-tidak untuk menghindari kepanikan warga, sehingga aktivitas yang dilakukan tidak semencolok mungkin,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Subang Asep Setia Permana mengimbau warga tidak panik dengan rumor status Gunung Tangkubanparahu yang meningkat. Dia meminta masyarakat tidak mudah memercayai sumber informasi yang beredar tanpa memeriksa keakuratannya.
(azh)
Berita Terkait
Apakah Gunung Bisa Bergerak?...
Apakah Gunung Bisa Bergerak? Ternyata Pernah Disebutkan dalam Al-Qur’an
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Gawat! Gunung Kerinci...
Gawat! Gunung Kerinci Level Waspada, 10 Pendaki Masih di Puncak
7 Negara yang Memiliki...
7 Negara yang Memiliki Gunung Berapi Paling Aktif, Indonesia Juaranya
Rahasia Gunung Berapi:...
Rahasia Gunung Berapi: Bisa Tidur Ribuan Tahun Lalu Bangun Tiba-tiba!
6 Gunung dengan Pemandangan...
6 Gunung dengan Pemandangan Terindah di Indonesia, Nomor Terakhir Cocok untuk Pendaki Pemula
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
6 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
6 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved